Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 04/07/2014, 17:19 WIB
PARIS, KOMPAS.com - Seorang guru perempuan ditusuk hingga tewas di depan murid-muridnya di sebuah sekolah dasar di kota Albi, Perancis selatan, Jumat (4/7/2014). Pelakunya adalah ibu salah seorang murid sekolah tersbeut yang langsung ditangkap polisi usai melakukan penikaman tersebut.

"Pagi ini, seorang ibu muncul di sekolah sambil membawa sebilah pisau dan menusuk seorang ibu guru berusia 34 tahun di depan murid-muridnya. Motif pembunuhan itu masih diselidiki," kata jaksa penuntut Albi, Claude Derens.

Clude menambahkan, saat tiba di lokasi kejadian petugas medis sedang mencoba menyelamatkan nyawa guru itu, yang selain menderita tusukan juga mengalami seranan jantung.

Presiden Perancis Francois Hollande langsung mengirim Menteri Pendidikan Benoit Hammon ke lokasi kejadian untuk memimpin pengusutan kasus ini.

"Semua sumber daya pemerintah dikerahkan untuk mengurus anak-anak ini dan para staf pengajar yang menyaksikan tragedi mengerikan itu," ujar Hollande.

Insiden penusukan itu terjadi saat pelajaran baru dimulai di SD Edouard Herriot, Albi, yang memiliki 284 siswa berusia tiga hingga 11 tahun. Juru bicara sekolah mengatakan menteri pendidikan menyampaikan sangat terkejut saat mendengar kejahatan itu yang terjadi pada masa akhir tahun ajaran.

"Tragedi ini menunjukkan perlu adanya perlawanan terhadap kekerasan di dalam dan di sekitar sekolah, untuk melindungi sekolah, guru dan para siswa," ujar juru bicara itu.

Insiden penusukan itu muncul di tengah keprihatinan terkait maraknya kasus penyerangan guru yang dilakukan para orangtua murid.  Dalam sebuah penelitian yang dirilis April lalu menunjukkan hampir separuh kepala sekolah dasar di Perancis pernah mendapatkan pelecehan verbal maupun fisik dari orangtua murid.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Sumber AFP
Video rekomendasi
Video lainnya


Rekomendasi untuk anda

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com