Ucapan Selamat Tahun Baru dari Presiden Iran, Ditanggapi Dingin Netanyahu

Kompas.com - 08/09/2013, 02:50 WIB
Perdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu. EMIL SALMAN / POOL / AFPPerdana Menteri Israel, Benyamin Netanyahu.
EditorErvan Hardoko
JERUSALEM, KOMPAS.com - Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu, Sabtu (7/9/2013), mengabaikan laporan yang menyebut presiden dan menlu Iran memberikan selamat bagi umat Yahudi yang merayakan tahun baru.

Pesan Twitter yang dikirim Presiden Hassan Rohani dan Menlu Javad Zarif yang mengucapkan selamat Rosh Hashanah -tahun baru Yahudi- menjadi berita utama sejumlah media Israel.

Pernyataan ini merupakan perubahan signifikan yang dilakukan Rohani dari pendahulunga Mahmoud Ahmadinejad yang dikenal sangat anti-Yahudi dan Israel.

Ahmadinejad, yang lengser dari jabatannya bulan lalu, bahkan kerap menyerukan penghancuran Israel.

Namun, perubahan Iran ini tidak membuat PM Benyamin Netanyahu terkesan.

"Rezim Iran hanya akan dinilai dari tindakannya dan bukan dari ucapan  selamat yang tujuannya hanya untuk mengalihkan perhatian dari program nuklirnya," ujar Netanyahu.

Netanyahu malah meminta komunitas internasional memperketat sanksi atas Iran sebagai upaya menghentikan aktivitas nuklir negeri itu.

Hubungan antara Iran dan Israel tidak pernah berada dalam kondisi baik. Hubungan kedua negara semakin buruk setelah Israel khawatir program nuklir Iran akan membayakan negeri Yahudi itu.

Namun, berulang kali Iran membantah sedang mengembangkan persenjataan nuklir. Pemerintah Iran menyatakan program nuklir itu adalah murni untuk tujuan damai.

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Sumber Reuters
Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X