David Day, Pemuda yang Memiliki 11 Pekerjaan

Kompas.com - 27/06/2013, 16:59 WIB
David Day (21) memiliki 11 pekerjaan mulai dari menjaga toko hingga melatih sepak bola. Dia bekerja 60 jam sepekan dan separuh dari pekerjaannya adalah sebagai sukarelawan. Daily MailDavid Day (21) memiliki 11 pekerjaan mulai dari menjaga toko hingga melatih sepak bola. Dia bekerja 60 jam sepekan dan separuh dari pekerjaannya adalah sebagai sukarelawan.
EditorErvan Hardoko

LONDON, KOMPAS.com — Bagi kebanyakan orang di dunia satu pekerjaan biasanya sudah cukup dan sebagian orang lainnya paling banyak hanya memiliki dua pekerjaan dalam hidupnya.

Namun, David Day (21), warga Nottingham, Inggris, ini memiliki 11 pekerjaan, dan hebatnya separuh dari seluruh pekerjaannya adalah menjadi sukarelawan.

Meski tampak merepotkan, David bisa menangani hari-harinya meski terkadang dia harus bekerja hingga 60 jam dalam sepekan.

David mendapatkan penghasilan dari lima pekerjaan sebagai penjaga di toko retail Primark, petugas di klub sepak bola Notts County, menjadi pelayan di sebuah sekolah, dan dua pekerjaan lainnya. Seluruh pekerjaan ini menghabiskan 40 jam sepekan.

Meski demikian, David masih memiliki waktu untuk menjadi sukarelawan di kelompok remaja dan pusat kegiatan anak-anak, melatih bulu tangkis dan sepak bola, dan menjadi sukarelawan untuk ambulans St John.

Untuk semua pekerjaannya itu, David hanya memperoleh penghasilan 262 poundsterling atau sekitar Rp 4 juta sepekan, tak terlalu besar untuk standar di Inggris. Namun, tampaknya David tak terlalu memusingkannya.

"Saya terkadang tak menghitung lagi berapa jam saya bekerja. Saya hanya berpindah dari satu pekerjaan ke pekerjaan lainnya. Namun, saya sudah terbiasa mengatur waktunya," ujar David.

"Saya lebih suka bekerja ketimbang duduk di depan televisi tanpa berbuat sesuatu. Saya tak terlalu memikirkan uang. Bisa membantu orang lain dan melakukan sesuatu jauh lebih menyenangkan," tambah dia.

David yang sudah menjadi sukarelawan sejak berusia 10 tahun mengatakan seharusnya para pemuda seusianya bisa melakukan hal yang dilakukannya saat ini.

"Banyak yang berpikir orang muda tak mau bekerja tanpa upah. Namun, sebenarnya banyak orang seusia saya yang mau membantu orang lain. Sangat menyenangkan bisa menolong orang," lanjut David.

Kepedulian David yang tinggi terhadap orang lain dan kemampuannya membagi waktu bekerjanya membuat banyak orang kagum.

"David memperlihatkan bahwa banyak anak muda berbakat dan kreatif di luar sana yang bisa menjadi aset yang sangat penting," kata Direktur Eksekutif Kamar Dagang Derbyshire dan Nottinghamshire, George Cowcher.


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Polemik Transisi Kekuasaan Mahathir, Anwar Ibrahim Minta Perdebatannya Dihentikan

Internasional
Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Singapura Umumkan Kasus Pertama Virus Corona

Internasional
Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Alarm Kebakaran Menyala, 59 Penerbangan di Bandara Changi Terganggu

Internasional
Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Ludahi Pizza Pelanggan, Pria di Turki Terancam Dipenjara 18 Tahun

Internasional
Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Cegah Penyebaran Virus Corona, 2 Kota di China Ditutup

Internasional
Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Hadapi Virus Corona, Singapura Isolasi Pengunjung China yang Terkena Penumonia

Internasional
Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Kisah Pengantin Pesanan di China: Terpaksa Hamil agar Bisa Pulang ke Indonesia

Internasional
Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Pesawat Hercules C-130 Jatuh Saat Padamkan Kebakaran Hutan di Australia, 3 Orang Tewas

Internasional
Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Ingin Pulang ke Myanmar, Pembantu Ini Celupkan Tangan Anak Majikan ke Air Mendidih

Internasional
Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Jenderal AS Sebut ISIS Bakal Bangkit jika Mereka Keluar dari Irak

Internasional
Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Manajer Sidang Pemakzulan: Trump Menipu guna Menangi Pilpres AS 2020

Internasional
Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran 'Pertukaran Saksi'

Pemakzulan Trump: Demokrat Tolak Tawaran "Pertukaran Saksi"

Internasional
Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Tak Sengaja Berikan Kunci Mobil Saat Kampanye, Politisi Peru Ini Minta Bantuan Netizen

Internasional
Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Berkunjung ke Gereja di Yerusalem, Presiden Perancis Berteriak ke Keamanan Israel

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

[POPULER INTERNASIONAL] Kesaksian Pengantin Pesanan China | Gadis di Gresik Tulis Surat ke PM Australia

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X