Salin Artikel

Profil Ram Nath Kovind, Presiden India

KOMPAS.com - Presiden India Ram Nath Kovind lahir pada 1 Oktober 1945 di Paraukh, negara bagian Uttar Pradesh, India.

Dia dikenal sebagai pengacara sekaligus politisi yang menjabat sebagai presiden India sejak 2017.

Dilansir Britannica, Kovind adalah orang kedua dari kasta Dalit setelah Kocheril Raman Narayanan, sekaligus anggota pertama Partai Bharatiya Janata (BJP) yang menduduki jabatan presiden.

Masa Muda Ram Nath Kovind

Masa muda pria yang saat ini berusia 76 tahun ini amat sederhana. Kovind tumbuh dalam keadaan berkecukupan di sebuah desa agraris kecil, tempat ayahnya bertani dan mengelola toko kelontong.

Ibunya meninggal ketika dia masih kecil. Setelah mendapatkan gelar dalam perdagangan dan hukum dari Universitas Kanpur, ia pindah ke Delhi untuk mengikuti ujian pegawai negeri.

Meskipun lulus, Kovind memilih untuk mulai berpraktik hukum dan mulai bekerja pada tahun 1971.

Kovind bekerja di Delhi Free Legal Aid Society, dan dia juga menjabat sebagai sekretaris jenderal Akhil Bharatiya Koli Samaj, sebuah organisasi yang melayani kepentingan komunitas Koli, sebuah subkasta Dalit.

Dari tahun 1977 hingga 1979, dia menjadi advokat pemerintah serikat di Pengadilan Tinggi Delhi.

Pada 1978, dia menjadi advokat yang tercatat di Mahkamah Agung India.

Pada tahun 1980 Kovind maju ke posisi penasihat pemerintah serikat di Mahkamah Agung, dan ia berlatih di sana hingga 1993.

Selain itu, ia menjabat sebagai asisten eksekutif Perdana Menteri Morarji Desai.

Karier Politik Ram Nath Kovind

Pada tahun 1991, Kovind bergabung dengan BJP. Tiga tahun kemudian, ia terpilih menjadi Rajya Sabha atau majelis tinggi parlemen India dari Uttar Pradesh.

Selama 12 tahun di badan itu, ia bertugas di berbagai komite, termasuk komite hukum dan keadilan, keadilan dan pemberdayaan sosial, dan kesejahteraan dari kasta dan suku terdaftar.

Dia jug sempat menjadi bagian dari delegasi India untuk PBB dan berbicara di hadapan Majelis Umum pada tahun 2002.

Pada tahun 2015, Kovind diangkat sebagai gubernur negara bagian Bihar.

Pendekatannya yang tidak konfrontatif terhadap masalah politik membuatnya mendapatkan pujian di seluruh spektrum politik.

Di antara prestasinya yang menonjol sebagai gubernur adalah pembentukan komisi yudisial untuk menyelidiki korupsi di universitas.

Ram Nath Kovind Menjadi Presiden

Pada Juni 2017, BJP mengumumkan Kovind sebagai kandidat partai untuk menggantikan Pranab Mukherjee di kantor seremonial presiden.

Dia menghadapi Meira Kumar, mantan ketua Lok Sabha (majelis rendah).

Terlepas dari kenyataan bahwa profilnya yang rendah hati membuatnya relatif tidak dikenal, ia memenangkan hampir dua pertiga suara.

Kovind lantas dilantik sebagai presiden ke-14 India pada bulan Juli 2017.

elalui pengumuman perintah presiden pada Agustus 2019, ia berperan penting dalam pencabutan otonomi dari Jammu dan Kashmir.

https://internasional.kompas.com/read/2021/10/21/111659370/profil-ram-nath-kovind-presiden-india

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.