Salin Artikel

Globalisasi: Pengertian dan Sejarah Awal

KOMPAS.com - Globalisasi adalah proses di mana dunia menjadi semakin terhubung satu sama lain, sebagai akibat dari perdagangan dan pertukaran budaya yang meningkat secara besar-besaran.

Proses ini mengacu pada meningkatnya integrasi ekonomi di seluruh dunia, terutama melalui pergerakan barang, jasa, dan modal lintas batas. Termasuk pergerakan orang (tenaga kerja) dan pengetahuan (teknologi) melintasi batas-batas internasional.

Istilah "globalisasi" sendiri mulai lebih umum digunakan pada 1980-an. Adapun sejak zaman kuno, manusia telah berusaha menjangkau tempat yang jauh untuk menetap, memproduksi, dan bertukar barang (berdagang), demi memenuhi kebutuhan hidupnya.

Dalam sejarahnya, proses globalisasi terjadi karena adanya kemajuan di bidang teknologi dan transportasi.

Sejarah globalisasi

Jalur sutra

Pada abad ke-1 SM, terjadi pengangkutan barang dari China ke Eropa. Orang Eropa memperdagangkan kaca dan barang-barang manufaktur untuk sutra dan rempah-rempah China, dan berkontribusi pada ekonomi global di mana Eropa dan Asia menjadi terbiasa dengan barang-barang dari belahan dunia yang lain.

Pengangkutan barang ini terjadi di sepanjang Jalur Sutra, yang merupakan jaringan rute perdagangan kuno antara Eropa, Afrika Utara, Afrika Timur, Asia Tengah, Asia Selatan, dan Timur Jauh.

Ini menjadi awalan yang luar biasa dalam sejarah globalisasi, karena untuk pertama kalinya barang dijual melintasi benua.

Perkembangan globalisasi yang signifikan lainnya terjadi pada abad ke-7 Masehi, dengan ekspansi dari pedagang Arab yang membuat perdagangan internasional semakin cepat.

Pada abad ke-9, pedagang Muslim mendominasi dalam perdagangan internasional dan fokus perdagangan saat ini adalah rempah-rempah.

Renaisans

Perdagangan global selanjutnya semakin berkembang pada Zaman Penemuan (era renaisans) di abad ke-15.

Penjelajahan Dunia Baru oleh Eropa, membuka jalan menuju globalisasi dalam skala besar, dengan transfer luas tanaman, hewan, makanan, hingga budaya.

Ada juga jaringan Perdagangan Segitiga (The Triangular Trade), di mana kapal membawa barang-barang manufaktur dari Eropa ke Afrika, membawa orang Afrika ke Amerika sebagai budak, dan membawa bahan mentah kembali ke Eropa adalah contoh lain dari globalisasi.

National Geographic dalam tulisannya telah melihat penyebaran perbudakan yang terjadi pada masa ini menunjukkan globalisasi tidak hanya memberikan manfaat, tapi juga ada dampak buruk pada pelakunya.

Globalisasi pasca revolusi industri

Setelah berabad-abad penjajahan dan aktivitas perdagangan Eropa, “gelombang” masif globalisasi terjadi pada abad 19.

Revolusi Industri membawa kemajuan pesat dalam transportasi dan komunikasi yang memudahkan perdagangan lintas batas dan integrasi global. Didukung perkembangan kapal uap, rel kereta api, telegraf, dan terobosan lainnya, termasuk meningkatkan kerja sama ekonomi antar negara.

Tren perkembangan globalisasi sempat terganggu akibat bencana Perang Dunia I. Banyak negara bergerak ke arah proteksionisme, dengan meluncurkan pajak impor untuk lebih menjaga industri mereka setelah konflik. Tren ini berlanjut sampai masa depresi hebat (Great Depression) dan Perang Dunia II.

Gelombang globalisasi kedua dan ketiga

Setelah Perang Dunia II, AS mendorong pembangunan tatanan ekonomi global yang diatur oleh aturan yang diterima bersama dan diawasi oleh lembaga multilateral.

Ide awalnya adalah menciptakan dunia yang lebih baik dengan negara-negara yang ingin bekerja sama satu sama lain, untuk mempromosikan kemakmuran dan perdamaian.

Lembaga internasional seperti IMF, UN (PBB), World Bank, WTO dan NATO kemudian dibentuk sebagai andalan sistem global. Tujuannya untuk membantu mencegah agar perselisihan antar negara di dunia tidak meningkat menjadi konflik yang lebih besar.

Selama 20 tahun terakhir pemerintah di seluruh dunia telah mengintegrasikan sistem ekonomi pasar bebas melalui kebijakan fiskal dan perjanjian perdagangan yang mempromosikan perdagangan internasional.

https://internasional.kompas.com/read/2021/10/16/170000670/globalisasi-pengertian-dan-sejarah-awal

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.