Salin Artikel

Rusia Peringati Lima Tahun Aneksasi Semenanjung Crimea

Kremlin mengatakan, Presiden Vladimir Putin dijadwalkan hadir ke semenanjung itu untuk ambil bagian dalam selebrasi ini.

Di Crimea, Putin akan meresmikan sebuah pembangkit listrik dan melakukan pertemuan dengan perwakilan warga setempat.

Mokswa mengambil alih Crimea pada Maret 2014 setelah ketegangan berbulan-bulan dengan Kiev setelah tergulingnya pemimpin pro-Rusia negeri itu.

Rusia mengatakan, negeri itu sedang meluruskan sejarah. Sebab, pemimpin Uni Soviet Nikita Kruschev memberikan Crimea kepada Ukraina pada 1954.

Langkah menganeksasi Rusia ini langsung mendongkrak popularitas Putin di mata bangsa Rusia.

Namun, langkah Rusia itu dikecam Kiev dan Barat dan menyebutnya sebagai aneksasi, apalagi Moskwa mendukung pemberontak di wilayah timur Ukraina.

Dikecam di Barat, tetapi di Rusia 18 Maret diperingati sebagai "Hari Reunifikasi Crimea dengan Rusia" dan peristiwa ini diramaikan dengan berbagai acara di seluruh negeri.

Pemerintah Moskwa menggelar festival jalanan yang disebut "Crimea Spring" dengan menampilkan konser jazz, demo masak, dan pameran foto.

Tak hanya itu, sekitar 10.000 orang diharapkan berpartisipasi dalam flash mob di wilayah Moskwa. Ribuan orang ini akan menari diiringi lagu tradisional era-Soviet "Waltz of Sevastopol", kota di Crimea yang menjadi pangkalan armada Laut Hitam Rusia.

Sementara itu, ratusan orang lain juga akan berpartisipasi dalam flash mobi membentuk bendera Rusia di kota wisata Yalta di Semenanjung Crimea.

Pada 18 Maret 2014, Putin meneken kesepakatan dengan perwakilan pemerintah setempat untuk meresmikan Crimea menjadi bagian dari Rusia.

Kesepakatan ini diteken dua hari setelah referendum yang dikecam Kiev dan Barat karena dianggap ilegal.

Media pro-pemerintah memuji peristiwa pada 2014 itu sebagai "restorasi keadilan sejarah" dan mengatakan Crimea kini lebih hidup di bawah kendali Rusia.

Namun, media liberal memberikan gambaran muram soal aneksasi ini. Harian Novaya Gazeta menulis, pengambilalihan Crimea membuat Rusia menjadi lebih miskin dan terisolasi dari dunia.

Harian yang sama menyebut, setelah lima tahun euforia aneksasi Crima sudah hilang dan sudah tidak menjadi sumber keuntungan politik pemerintah.

Menurut survey yang dilakukan Pusat untuk Opini Publik (FOM) pada awal bulan ini, hanya 39 persen warga Rusia yakin aneksasi ini memberikan hasil baik untuk Rusia.

Padahal, pada 2014, sebanyak 67 persen rakyat Rusia percaya aneksasi Crimea ini merupakan langkah yang benar.

Pekan lalu, Amerika Serikat, Kanada, dan Uni Eropa menjatuhkan sanksi baru terhadap belasan pejabat dan pebisnis Rusia sebagai respon atas agresi berlanjut Moskwa di Ukraina.

https://internasional.kompas.com/read/2019/03/18/17045341/rusia-peringati-lima-tahun-aneksasi-semenanjung-crimea

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.