Salin Artikel

Mandor hingga Intelijen, Profesi Pemimpin Uni Soviet-Rusia Sebelum Berkuasa

Tak heran jika pemimpin Uni Soviet hingga Rusia dikenal sebagai sosok yang tegas, kuat, bahkan kerap dianggap sebagai pemimpin diktator.

Namun, butuh perjuangan keras untuk menjadi seorang pemimpin Rusia atau Uni Soviet. Mereka perlu membuktikan diri untuk memperlihatkan kewibawaan di hadapan rakyat, bahkan sejak belum menjabat.

Para pemimpin Uni Soviet dan Rusia ini berjuang mengasah kemampuannya sejak menjadi kader partai hingga menduduki jabatan tertentu, atau ketika menjalani prosesi non-birokrat.

Berikut adalah pekerjaan penguasa Uni Soviet dan Rusia sebelum berada di pucuk kepemimpinan:

Ketika masih muda, Lenin bekerja sebagai sisten pengacara di kota Samara. Saat itu, Lenin menjadi penganut Marxisme dan menangani berbagai kasus selama dua tahun.

Pemikirannya ketika itu adalah untuk melindungi seseorang dari para penjahat.

Sebagai seorang pengacara, ia tidak pernah memenangkan kasus, tetapi kadang-kadang berhasil menurunkan hukuman untuk klien atas kejahatan yang dilakukan karena ceroboh.

Dia dikeluarkan dari sekolah pendeta pada 1899 karena menghadiri beberapa ujian yang sedang dilaksanakan.

Selain itu, Stalin juga memiliki sisi lain yakni menulis puisi yang melankolis tentang tema-tema alam dan tanah kelahirannya di Georgia.

Namun, Stalin tetap dikenal sebagai pemimpin dunia yang kejam.

Khrushchev memulai kariernya sebagai penambang di Yuzovka (sekarang Donetsk, Ukraina). Pada waktu itu Yuzovka dikenal sebagai kawasan Wild West-nya Rusia. Ribuan orang miskin mengadu nasib ke sana dan berharap mendapatkan kesejahteraan.

Ketika revolusi dan perang saudara tiba, Khrushchev bergabung dengan kaum Bolshevik.

Segera setelah revolusi dicapai, ia terjun ke dunia politik dan menunjukan diri sebagai orang cerdik. Dia dikenal sebagai pemimpin yang berhati-hati saat berdiri di puncak, setelah kematian Stalin.

Sebelum karier politiknya meroket, Brezhnev yang berasal dari kota Kamenskoye, Ukraina, beberapa kali berganti pekerjaan. Semua pekerjaan yang dilakoni merupakan kerja kasar.

Awalnya, dia bekerja sebagai surveyor tanah di wilayah Soviet Barat. Dia lalu pindah ke Ural, mengambil bagian dalam organisasi Kolkhozy (pertanian kolektif). Kemudian, dia kembali ke Ukraina dan menghabiskan beberapa tahun mempelajari teknik.

Selesai belajar, Brezhnev lalu bekerja di sebuah pabrik, di mana dia memimpin shift untuk sementara waktu. Kemudian, dia menjalani pekerjaan administrasi dan sempat memimpin di sebuah perguruan tinggi teknis setempat.

Namun, selama 1930-an, kariernya sebagai aktivis muda melesat dengan cepat saat Stalin melakukan pembersihan di partai yang dianggap berkhianat dan pengikut Leon Trotsky pada 1920-an.

Pemimpin Soviet ini terjun ke dunia politik dengan cepat. Dia adalah seorang aktivis selama masa kuliahnya. Namun, sebelum itu dia telah bekerja pada pemanen selama beberapa tahun di kota asalnya, Stavropol Rusia.

Pekerjaan sebagai pemanen membantunya untuk menghasilkan banyak uang untuk melamar istrinya.

Setelah saat itu, dia terjun ke ranah politik dan menjadi pemimpin Uni Soviet periode 1985 hingga bubarnya Uni Soviet pada 1991.

Yeltsin merupakan lulusan fakultas teknik sipil di Sverdlovsk (sekarang Yekaterinburg). Setelah itu, ia melakukan sejumlah pekerjaan, berhasrat mendapatkan pengalaman sebanyak mungkin.

Namun, sebenarnya dia juga seorang tukang batu, pekerja beton, tukang kayu, hingga tukang plester.

Setelah lima tahun, ia mulai bekerja sebagai mandor, hingga kemudian dipercaya memimpin pembangunan gedung di tempatnya bekerja.

Setelah itu, dia menarik perhatian politisi komunis lokal dan secara bertahap beralih ke dunia politik. Boris Yeltsin tampil pertama untuk posisi Presiden Federasi Rusia, menjabat pada 1991-1999.

Sepanjang 1980-an, Putin bekerja untuk KGB, sebagai agen intelijen dan layanan kontra-intelijen Soviet.

Putin bergabung dengan KGB setelah lulus dari fakultas hukum LGU (Universitas Negeri Leningrad) pada tahun 1975.

Pada 1985-1989, Putin dan keluarganya pindah ke Dresden, Jerman Timur, tempat ia bertugas. Seperti yang ia gambarkan, pekerjaan rutin yang lumayan: merekrut informan dan mengumpulkan informasi.

Namun, pekerjaannya dihentikan setelah Tembok Berlin runtuh dan Jerman Timur tidak ada lagi.

Putin pindah kembali ke Rusia dan meninggalkan KGB untuk membangun karier politiknya dengan bekerja di pemerintahan Anatoly Sobchak (mantan wali kota Saint Petersburg).

https://internasional.kompas.com/read/2019/02/12/18271991/mandor-hingga-intelijen-profesi-pemimpin-uni-soviet-rusia-sebelum

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.