Salin Artikel

Puigdemont Tuduh UE Bantu Spanyol Hambat Kemerdekaan Catalonia

Sejak Catalonia mendeklarasikan kemerdekaan 27 Oktober lalu, Spanyol langsung membekukan status otonomi khusus menggunakan Artikel 155 Konstitusi 1978.

Puigdemont dan empat menterinya bersembuyi di Belgia Senin (30/10/2017) pasca-Spanyol menjeratnya dengan tuduhan melakukan makar.

Selama masa pelariannya, Puigdemont berkali-kali menyatakan bahwa Spanyol tengah melakukan penindasan kepada Catalonia.

Selain itu, dia juga meminta UE bertindak dan mengecam tindakan represif yang dilakukan Perdana Menteri Mariano Rajoy.

Namun, Presiden UE Donald Tusk melalui Twitter menyatakan bahwa Spanyol tetap menjadi mitra dialog UE.

Sementara Jerman menegaskan tidak akan mengakui kemerdekaan wilayah yang memiliki 7,5 juta penduduk tersebut.

Sikap pasif UE, seperti diberitakan AFP, membuat presiden 54 tahun itu menuduh mereka membantu Madrid mempersulit kemerdekaan negaranya.

"Apakah Anda (UE) menerima referendum Catalonia, ataukah berusaha membantu Tuan Rajoy dalam kudetanya?" kecam Puigdemont.

Pernyataan itu disampaikan di depan 200 pendukung kemerdekaan Catalonia yang datang ke Brussels untuk mendukung Puigdemont.

Selain itu, Puigdemont juga menyerukan agar seluruh partai yang menginginkan kemerdekaan bersatu saat pemilu 21 Desember.

"Tidak ada pilihan lain selain bersatu bagi kemerdekaan Catalonia," tegas Puigdemont.

Pekan depan, Puigdemont dijadwalkan untuk menghadiri sidang pembelaan dirinya setelah Madrid menerbitkan surat Perintah Penangkapan Eropa (EAW).

https://internasional.kompas.com/read/2017/11/08/09474841/puigdemont-tuduh-ue-bantu-spanyol-hambat-kemerdekaan-catalonia

Rekomendasi untuk anda
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.