Hanya Minta Uang Receh, Pengemis di Brasil Ditembak Mati

Kompas.com - 22/11/2019, 06:14 WIB
Rekaman CCTV memperlihatkan momen seorang pengemis perempuan ditembak mati lantaran dia hanya meminta uang receh di Niteroi, Brasil, pekan lalu. Screengrab from YouTubeRekaman CCTV memperlihatkan momen seorang pengemis perempuan ditembak mati lantaran dia hanya meminta uang receh di Niteroi, Brasil, pekan lalu.

RIO DE JANEIRO, KOMPAS.com — Seorang perempuan pengemis di Brasil dilaporkan ditembak mati oleh pria setelah meminta uang receh. Kejadian itu terekam kamera.

Rekaman yang disiarkan oleh televisi setempat memperlihatkan bagaimana si pria menembak perempuan itu di Niteroi, yang masih masuk kawasan Rio de Janeiro.

Baca juga: Pengemis Pincang di Senayan, Mendadak Lari Ketika Diamankan

Si pelaku nampak mengarahkan pistolnya dan menembak pengemis itu dari jarak dekat, kemudian meninggalkan lokasi dengan tenang.

Polisi menyatakan, pelaku yang diidentifikasi bernama Aderbal Ramos de Castro mengaku, perempuan itu ditembak mati setelah meminta uang receh.

Dilansir Daily Mirror Rabu (20/11/2019), pengemis itu hanya meminta 1 reais Brasil atau setara dengan 18 pence sekitar Rp 3.300.

Media Brasil memberitakan, korban diidentifikasi bernama Zilda Henrique dos Santos Leandro atau dikenal dengan panggilan Neia.

Insiden itu terjadi pada Sabtu pagi waktu setempat (16/11/2019), dengan RedeTV langsung memburamkan momen dia ditembak mati.

Seorang pengguna jalan yang kebetulan lewat beberapa saat setelah Neia ditembak mencoba menolongnya dengan menghentikan mobil yang lewat.

Sayangnya, perempuan 31 tahun itu dinyatakan meninggal saat dirawat, dengan laporan menyatakan dia ditembak setidaknya dua kali.

Dalam rekaman CCTV, Ramos terlihat beberapa kali menoleh ke belakang setelah membunuh Neia dan tidak berusaha untuk berlari.

Pada Mei lalu, Presiden Brasil Jari Bolsonaro membuat dekrit berisi, warga, termasuk sopir truk dan politisi, boleh membawa senjata.

Namun, dekrit tersebut mendapat tantangan dari kalangan oposisi. Peraturan itu membatasi hanya sejumlah orang, termasuk pemburu, yang boleh membawa senjata.

Negeri "Samba" adalah negara dengan salah satu tingkat pembunuhan tertinggi dunia. Pada periode Januari-Agustus 2019 tercatat ada 27.517 kasus.

Baca juga: Fakta 20 Anak Dijadikan Pengemis di Medan, Disuruh Ibu Minta-minta di Jalan Saat Malam Hari



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X