Kompas.com - 24/11/2017, 11:43 WIB
|
EditorVeronika Yasinta


BERLIN, KOMPAS.com — Sebuah surat dari juru masak ditaktor Jerman Adolf Hitler memberi petunjuk tentang menu makanan yang terakhir disantapnya.

Dilansir dari Daily Mirror, Kamis (23/11/2017), Constanze Manziarly yang dijuluki "Nyonya Marzipani" oleh pasukan elite Jerman (Waffen-SS) merupakan koki Hitler. Dia memasak makanan terakhir Hitler yang terdiri dari pasta dan saus tomat beberapa jam sebelum pimpinan Nazi itu bunuh diri.

Stefan Dietrich, seorang peneliti di kampung halaman Manziarly, di Innsbruck, Austria, menemukan surat-surat yang diperkirakan pernah dikirim Manziarly kepada adiknya pada 1944.

Dalam surat itu juga diceritakan, koki rumah Hitler itu harus mempelajari bagaimana menyiapkan makanan mentah untuk vegetarian.

Baca juga: Tak Hanya Patung Hitler, Ada Banyak Hiburan di Museum De Arca

Hitler telah meninggalkan kebiasaan makan daging sejak 1930-an.

"Namun, apa yang membuat saya sangat lelah adalah beban tanggung jawab yang harus saya pikul," tulis surat itu.

Dalam surat lain, Manziarly mengatakan kepada adiknya, Hitler lebih suka makan makanan dari gandum atau keju khas Jerman dengan campuran minyak biji rami.

Sebagai pengganti daging, Hitler lebih menyukai jamur cincang di atas piringnya.

Sejak awal Perang Dunia II, Hitler hanya makan dua apel parut untuk makanan penutup.

"Fuhrer makan dengan baik," tulisnya di surat itu.

Baca juga: Bertema Hitler, Restoran dan Kafe Ini Juga Pernah Tuai Protes

Dalam surat itu juga tergambar ketakutan para pelayan yang memiliki beban besar untuk memenuhi setiap keinginan dan kebutuhan nutrisi Fuhrer, julukan Hitler.

"Saya menghadapi kesulitan yang tak bisa kau bayangkan," begitu kira-kira isi surat Manziarly.

Pada malam 30 April 1945, Manziarly memasak makan malam seperti biasa. Dia memasak telur goreng dengan kentang tumbuk, tanpa tahu Hitler telah mati bunuh diri.

Dua hari setelah Hitler bunuh diri, Manziarly melarikan diri dari bungker bersama sekretaris Hitler, Traudl Junge, dalam sebuah kelompok yang dipimpin pemimpin SS-Brigade, Wilhelm Mohnke.

Junge melaporkan melihat Manziarly ditangkap dua Tentara Merah dan dibawa ke stasiun bawah tanah. Sejak itu, Manziarly tidak pernah terlihat lagi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.