Tak Punya SIM, Wali Kota Ini Kena Denda Rp 5 Juta

Kompas.com - 02/08/2017, 15:54 WIB
Waikota di Southern Midlands Tony Bisdee
VIA AUSTRALIA PLUS ABCWaikota di Southern Midlands Tony Bisdee
EditorGlori K. Wadrianto

HOBART, KOMPAS.com - Salah seorang Wali Kota di negara bagian Tasmania, Australia, Tony Bisdee telah dikenai denda 500 dollar Australia atau sekitar  Rp 5 juta.

Denda itu dijatuhkan karena Bisdee berulang kali mengendarai mobil tanpa surat ijin mengemudi ( SIM).

Selain itu, mobil yang digunakannya tidak terdaftar, dan tidak dilengkapi asuransi kendaraan.

Wali Kota berusia 73 tahun tersebut dihentikan oleh polisi bulan Mei lalu, setelah sebelumnya juga dihentikan sebanyak dua kali dalam 10 hari di bulan Desember 2016.

Dalam tiga peristiwa tersebut, SIM-nya dibatalkan.

Di pengadilan Magistrat di Hobart, Ibu Kota Tasmania, disebutkan bahwa SIM Bisdee dibatalkan oleh sebuah badan bernama Seksi Penerapan Hukuman Denda (MPES).

Keputusan itu dijatuhkan mengingat terus meningkatnya jumlah denda yang harus dibayar Wali Kota tersebut.

MPES juga menerapkan aturan bahwa Wali Kota untuk daerah Southern Midlands tersebut tidak bisa mendaftarkan mobilnya sampai dia membayar semua denda.

HIngga bulan Juni 2017, utang denda Bisdee mencapai angka 3.000  dollar Australia atau sekitar Rp 30 juta.

Pengacaranya menjelaskan ke pengadilan, kliennya sebagai pejabat publik sedemikian sibuk untuk mengurusi masalah orang banyak, sehingga dia melupakan urusan dirinya sendiri.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X