Kompas.com - 04/09/2021, 14:55 WIB
Topi penangkal petir dari zaman kuno. [A Daily Dose Of History Via Listverse.com] A Daily Dose Of History Via Listverse.comTopi penangkal petir dari zaman kuno. [A Daily Dose Of History Via Listverse.com]

Setiap penampilan yang dikenakannya ditiru di seluruh negeri. Jika dia mengenakan gaun atau aksesori baru, wanita dunia bergegas ke toko untuk membelinya.

Ketika dia terjangkit demam rematik dan membuatnya berjalan pincang, para wanita saat itu juga menirunya.

Pada awalnya, para wanita Denmark saat itu hanya memeriksa lemari mereka sendiri dan menemukan dua sepatu dengan ukuran berbeda.

Mereka menggunakannya hanya ingin terlihat seperti Alexandra yang kesulitan berjalan, yang dianggap modis.

Sesaat kemudian, toko-toko segera mempopulerkannya, dan mereka mulai menjual sepatu "Alexandra Limp" dengan satu tumit tinggi dan satu tumit pendek.

8. Topi penangkal petir

Benjamin Franklin, seorang tokoh penting Amerika Serikat menciptakan mode baru setelah meletakkan kunci pada layang-layang dan menerbangkannya saat badai petir.

Rupanya, para wanita di Paris zaman dahulu khawatir akan risiko tersambar petir setiap kali mereka melangkah keluar. Jadi mereka mengambil ide Franklin dan memulai tren baru, yaitu topi penangkal petir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Para elit pergi ke luar dengan batang logam yang menempel di kepala mereka. Batang logam itu dijulurkan ke tanah.

Namun, tidak jelas apakah topi penangkal petir itu berfungsi, karena catatan tentang orang tersambar petir juga tidak ada.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Listverse
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

10 Letusan Gunung Api Terbesar di Dunia, Ada 2 dari Indonesia

10 Letusan Gunung Api Terbesar di Dunia, Ada 2 dari Indonesia

Internasional
Apa Itu Nine Dash Line yang Sering Dipakai China untuk Klaim Natuna?

Apa Itu Nine Dash Line yang Sering Dipakai China untuk Klaim Natuna?

Internasional
5 Fakta Unik Tesla, Salah Satunya Elon Musk Bukanlah Pendiri

5 Fakta Unik Tesla, Salah Satunya Elon Musk Bukanlah Pendiri

Internasional
Kisah Misteri Edward Mordrake, Rahasia Gelap di Balik Pria dengan Dua Wajah

Kisah Misteri Edward Mordrake, Rahasia Gelap di Balik Pria dengan Dua Wajah

Internasional
Aturan Kepemilikan Senjata Api di AS

Aturan Kepemilikan Senjata Api di AS

Internasional
Daftar Senjata Hipersonik yang Dimiliki Rusia

Daftar Senjata Hipersonik yang Dimiliki Rusia

Internasional
10 Diplomat Paling Berpengaruh dalam Peristiwa Diplomasi Bersejarah

10 Diplomat Paling Berpengaruh dalam Peristiwa Diplomasi Bersejarah

Internasional
8 Tipe Diplomasi dalam Hubungan Internasional

8 Tipe Diplomasi dalam Hubungan Internasional

Internasional
Akhir dari Perang Saudara China dan Sejarah Berdirinya Taiwan

Akhir dari Perang Saudara China dan Sejarah Berdirinya Taiwan

Internasional
Sejarah Konflik dalam Hubungan Israel dengan Negara Arab

Sejarah Konflik dalam Hubungan Israel dengan Negara Arab

Internasional
Kenapa Israel dan Amerika Serikat Berhubungan Baik?

Kenapa Israel dan Amerika Serikat Berhubungan Baik?

Internasional
Sejarah Negara Israel

Sejarah Negara Israel

Internasional
5 Kapal Induk Lawas yang Terbukti Ampuh dalam Pertempuran

5 Kapal Induk Lawas yang Terbukti Ampuh dalam Pertempuran

Internasional
5 Senjata Nuklir Mematikan Era Perang Dingin

5 Senjata Nuklir Mematikan Era Perang Dingin

Internasional
6 Insiden Perang Dingin yang Nyaris Jadi Perang Dunia III

6 Insiden Perang Dingin yang Nyaris Jadi Perang Dunia III

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.