Marilyn Monroe sebelum dikenang dunia sebagai sosok wanita berambut pirang dan paling ikonik di Hollywood, ia adalah Norma Jeane Baker, putri seorang ibu tunggal di Los Angeles.
Monroe menggambarkan masa kecilnya sebagai hampir sepenuhnya tanpa kebahagiaan.
Dia tidak pernah mengenal ayahnya, dan ibunya menderita masalah kejiwaan yang berulang, sehinga membuatnya masuk di panti asuhan.
Tanpa figur orang tua, Norma Jeane muda menghabiskan sebagian besar masa kecilnya di panti asuhan satu ke panti asuhan lainnya. Di beberapa panti asuhan itu Monroe mengalami pelecehan seksual.
Monroe akhirnya meninggalkan panti asuh pada usia 16, ketika dia menikah dengan seorang tetangga bernama James Dougherty pada 1942.
Namun tak lama setelah mereka menikah, Dougherty segera dikirim untuk layanan di Perang Dunia II.
Norma Jeane mulai bekerja di sebuah pabrik masa perang, dan di sanalah seorang fotografer tentara melihatnya dan menyarankannya untuk terjun di dunia modeling.
Dia terbukti memiliki bakat alami di depan kamera. Pada 1946, Monroe bercerai dengan Dougherty dan mengecat rambutnya menjadi pirang, mengubah namanya menjadi Marilyn Monroe dan memulai karir baru sebagai aktris.
Terobosan besar Marilyn Monroe terjadi pada 1950, ketika wanita dengan kenangan pahit sebagai anak yatim piatu ini mendapatkan peran yang tak terlupakan dalam film "The Asphalt Jungle" dan "All About Eve".
Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!
Syarat & KetentuanKunjungi kanal-kanal Sonora.id
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.