Inspirasi Energi: Benarkah Mobil Listrik Lebih Ramah Lingkungan?

Kompas.com - 09/08/2021, 14:26 WIB
ILustrasi mobil listrik Dok. Pixabay.comILustrasi mobil listrik

KOMPAS.com – Permintaan kendaraan listrik di seluruh dunia melonjak dari tahun ke tahun. Pabrikan otomotif juga berlomba meluncurkan produk kendaraan listrik mereka.

Kondisi tersebut merupakan kabar baik saat dunia mencoba untuk semakin melepaskan diri dari bahan bakar fosil yang menghasilkan emisi gas rumah kaca.

Baca juga: Inspirasi Energi: Permintaan Mobil Listrik Bisa Tersendat jika Litium Defisit

Di sisi lain, ada pihak yang skeptis mengenai mobil listrik. Mereka mempertanyakan, apakah benar mobil listrik lebih ramah lingkungan daripada mobil berbahan bakar minyak?

Untuk mengisi ulang baterai mobil listrik, diperlukan energi listrik di mana mayoritasnya dihasilkan oleh pembangkit listrik yang mengonsumsi bahan bakar fosil, khususnya batu bara.

Selain itu, mucul pertanyaan tentang seberapa banyak energi yang dibutuhkan untuk membangun kendaraan listrik atau baterainya dibandingkan membangun kendaraan konvensional.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Inspirasi Energi: Permintaan Mobil Listrik Melonjak, Berapa Lama Litium akan Habis?

Apakah mobil listrik lebih ramah lingkungan?

Ilustrasi mobil listrik VolvoTopGear Ilustrasi mobil listrik Volvo

Jawaban singkatnya adalah ya. Namun, alasan di balik jawaban singkat tersebut tersimpan pembahasan yang kompleks sebagaimana dilasnri CNBC.

Para ahli menyatakan, kendaraan listrik menghasilkan segi jejak karbon alias carbon footprint yang lebih rendah dibandingkan kendaraan dengan mesin pembakaran internal.

Jejak karbon mengukur total emisi dari sebuah produk, aktivitas, dan peristiwa.

Tahun lalu, para peneliti dari Universitas Cambridge, Exeter, dan Nijmegen mengemukakan bahwa mengendarai mobil listrik lebih baik untuk lingkungan daripada mengendarai mobil berbahan bakar minyak.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


Video Pilihan

Sumber CNBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Internasional
Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Internasional
Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Internasional
Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Internasional
Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Internasional
Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Internasional
5 Senjata Paling Mematikan dalam Perang Dunia II

5 Senjata Paling Mematikan dalam Perang Dunia II

Internasional
3 Tokoh Utama Kapitalisme

3 Tokoh Utama Kapitalisme

Internasional
Dampak Buruk Kapitalisme: Tingginya Kesenjangan Sosial dan Individualisme

Dampak Buruk Kapitalisme: Tingginya Kesenjangan Sosial dan Individualisme

Internasional
Dampak Positif Kapitalisme: Kebebasan untuk Mencapai Kemajuan

Dampak Positif Kapitalisme: Kebebasan untuk Mencapai Kemajuan

Internasional
Perkembangan Kapitalisme: Dari Revolusi Industri Hingga Masa Kini

Perkembangan Kapitalisme: Dari Revolusi Industri Hingga Masa Kini

Internasional
Sejarah Kapitalisme: Awal Mula dan Faktor Pendorong

Sejarah Kapitalisme: Awal Mula dan Faktor Pendorong

Internasional
Ciri Sistem Kapitalisme: Tekankan Kebebasan dan Individualitas

Ciri Sistem Kapitalisme: Tekankan Kebebasan dan Individualitas

Internasional
Pengertian Kapitalisme, Ideologi Ekonomi Berbasis Pasar Bebas

Pengertian Kapitalisme, Ideologi Ekonomi Berbasis Pasar Bebas

Internasional
Kisah Skandal Doping Dramatik Samir Nasri

Kisah Skandal Doping Dramatik Samir Nasri

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.