[Perempuan Berdaya] 7 Pejuang Wanita dari India yang Pilih Bertarung hingga Mati

Kompas.com - 28/04/2021, 14:04 WIB

Setelah kematian suami dan putra ratu, Inggris mecoba untuk mencaplok kerajaannya. Namun, ia teguh menolak dan melawan tentara Inggris.

Meski memiliki pasukan yang jauh lebih kecil, dia tetap melancarkan serangan terhadap pasukan Inggris dan memenangkan pertempuran.

Namun, pada akhir riwayatnya ia dipenjara dan meninggal di sana. Kisah kepahlawanannya kemudian menjadi inspirasi banyak perempuan dalam memperjuangkan kemerdekaan India.

Baca juga: Perempuan Berdaya: Hak Pilih Pertama bagi Wanita dalam Pemilihan Umum, Kapan dan di Manakah Itu?

6. Velu Nachiyar

Ratu Sivaganga, Velu Nachiyar, merupakan perempuan berdaya pertama dari India yang berjuang melawan Inggris demi kemerdekaan negeri.

Ia dikenal juga sebagai Veeramangai atau wanita pemberani. Ia terlatih dalam seni bela diri, berkuda, dan memanah.

Dia juga fasih berbahasa Perancis, Inggris dan Urdu.

Setelah suaminya dibunuh oleh tentara Inggris, dia melancarkan serangan terhadap para musuh, setelah mencari perlindungan ke Haider Ali, Sultan Mysore.

Saat putrinya juga menjadi korban dalam perang kemerdekaan dari Inggris, ratu membentuk tentara wanita dan memberi nama sesuai namanya.

7. Maharani Tarabai

Maharani Tarabai adalah ratu yang tangguh dari Kerajaan Maratha.

Ratu, bertarung dengan kecerdasan dan keterampilan strategisnya, membuat Kaisar Mughal Aurangzeb kewalahan.

Ratu tidak membiarkan Kerajaan Inggris mengontrol kerajaannya.

Menyusul kematian pewaris takhta, Tarabai menjadikan putranya, Shivaji II, menjadi raja dan memerintah.

Pemerintahannya sangat penting karena, tanpa perlawanannya, kerajaan Maratha akan dengan mudah jatuh ke tangan Mughal.

Baca juga: Perempuan Berdaya: Sejarah Revolusioner Wanita Pertama China, Qiu Jin, yang Mati Dipenggal

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.