Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Apa Itu Palestina dan di Mana Letaknya?

Kompas.com - 01/03/2024, 09:22 WIB
Egidius Patnistik

Penulis

Sumber BBC

PALESTINA secara historis dan geografis adalah wilayah di Timur Tengah yang terletak antara Laut Tengah dan Sungai Yordan. Wilayah ini memiliki sejarah panjang dan kompleks, yang meliputi berbagai periode pemerintahan oleh banyak kekuatan berbeda, seperti Kekaisaran Romawi, Ottoman, Inggris, dan sekarang terbagi antara Israel dan Otoritas Palestina, serta beberapa wilayah lain yang dikuasai Israel sejak perang tahun 1967, termasuk Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Saat ini, yang dikenal sebagai Palestina adalah wilayah Tepi Barat dan Gaza. Namun dari zaman Romawi hingga pertengahan abad ke-20, dua daerah itu beserta Yerusalem Timur dan Israel merupakan bagian dari wilayah yang dikenal sebagai Palestina.

Ketika itu, wilayah Palestina mencakup area yang terbentang dari Mediterania di barat hingga Sungai Yordan di timur, dan dari Gurun Negev di selatan hingga ke perbukitan Galilea di utara.

Baca juga: Sejarah Penggunaan Nama Palestina: Digunakan Romawi untuk Hina Bangsa Yahudi

Wilayah itu secara historis dan geografis sering kali dianggap mencakup beberapa bagian utama, yaitu:

Tepi Barat (West Bank), termasuk Yerusalem Timur: Tepi Barat adalah wilayah yang terletak di sebelah barat Sungai Yordan, mencakup kota-kota penting seperti Yerusalem (bagian timur), Bethlehem, Hebron, dan Nablus. Yerusalem Timur, yang dianggap oleh banyak negara sebagai bagian dari Tepi Barat, sering kali dianggap sebagai ibu kota masa depan Palestina oleh masyarakat internasional, meskipun statusnya masih diperdebatkan.

Jalur Gaza: Jalur Gaza adalah wilayah pesisir sempit di sepanjang pantai Mediterania, berbatasan dengan Mesir di selatan dan Israel di timur dan utara. Wilayah ini terkenal karena kepadatan penduduk yang tinggi dan blokade ekonomi yang telah berlangsung lama.

Jerusalem: Kota ini memiliki signifikansi khusus bagi banyak tradisi, termasuk Yudaisme, Kristen, dan Islam. Bagi Palestina, Yerusalem Timur dianggap sebagai ibu kota yang diinginkan untuk negara Palestina yang merdeka.

Seperti dikatakan di atas, dalam konteks historis, batas wilayah ini telah berubah-ubah sepanjang sejarah, terutama karena konflik dan perjanjian. Sebelum pembentukan negara Israel pada tahun 1948, istilah "Palestina" secara luas digunakan untuk menggambarkan keseluruhan wilayah ini.

Tahun 1948, sebagian Palestina menjadi Israel. Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) pada tahun berikutnya mengakui keberadaan Israel.

Tepi Barat, termasuk Yerusalem Timur, dan Gaza diakui sebagai Palestina oleh banyak negara dan badan-badan internasional, meskipun tidak memiliki status keanggotaan di PBB.

Pihak-pihal yang tidak mengakui keberadaan Israel menyebut seluruh Tepi Barat, Yerusalem, Gaza, dan Israel sebagai Palestina.

Baca juga: Pakar HAM PBB: Israel Sengaja Buat Warga Palestina Kelaparan

PBB menganggap Tepi Barat dan Gaza sebagai sebuah wilayah yang diduduki Israel. Namun, kedua wilayah tersebut diperintah oleh pemerintahan Palestina yang saling bersaing.

Tepi Barat diperintah oleh Otoritas Palestina (PA), di bawah Presiden Mahmoud Abbas, walau Israel memegang kendali secara keseluruhan. PA secara resmi mengakui Israel. Hamas, di Gaza, tidak mengakui Israel.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Sumber BBC
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com