Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Faktor Kenapa di Singapura Banyak Orang China Kaya

Kompas.com - 04/02/2023, 17:44 WIB
Aditya Jaya Iswara

Penulis

Sumber AFP

SINGAPURA, KOMPAS.com - Setidaknya ada lima faktor kenapa di Singapura banyak orang China kaya, yang arus masuknya semakin meningkat belakangan ini.

Tindakan keras Beijing terhadap miliarder teknologi dan selebritas pengemplang pajak membuat banyak orang kaya China menari tempat perlindungan aman.

Mereka ingin melindungi kekayaannya dari Partai Komunis China yang semakin curiga, serta jengah dengan kebijakan nol-Covid ketat yang sudah berlangsung tiga tahun sebelum dicabut.

Baca juga: Kenapa di Malaysia Banyak Orang China dan Pakai Nama Asli? Ini Sejarahnya...

Dikutip dari kantor berita AFP pada Sabtu (4/2/2023), berikut adalah faktor-faktor kenapa di Singapura banyak orang China kaya.

1. Pusat keuangan utama Asia

Singapura sebagai salah satu pusat keuangan utama Asia memiliki kriteria-kriteria yang diinginkan para taipan.

Singapura diperintah oleh satu partai selama 60 tahun terakhir, yang melarang pemogokan buruh dan protes jalanan di sana.

Pajak di Singapura juga relatif rendah dan populasinya didominasi etnis Tionghoa.

2. Ada lingkungan elite

Pulau Sentosa di Singapura.SHUTTERSTOCK Pulau Sentosa di Singapura.
Kehadiran orang-orang China baru-baru ini sangat terasa di Singapura. Beberapa di antaranya pindah ke rumah mewah dengan pemandangan tepi laut di Pulau Sentosa yang juga memiliki taman hiburan, kasino, dan klub golf bergengsi.

"Anda tidak dapat membayangkan cara mereka membelanjakan uang. Ini gila," kata Pearce Cheng selaku CEO AIMS, perusahaan yang menyediakan layanan imigrasi dan relokasi.

Dia ingat pernah menghadiri pesta klien yang menyajikan wiski Jepang langka Yamazaki 55, bernilai sekitar 800.000 dollar AS (Rp 12 miliar) per botol.

Perusahaan Cheng juga membantu mencarikan kondominium mewah, mempekerjakan sopir, dan mendaftarkan anak-anak di sekolah swasta. Ia bahkan pernah membelikan cerutu untuk kliennya senilai 61.000 dollar AS (Rp 920,42 juta).

Para pendatang baru mengendarai Rolls Royce dan Bentley, sering terlihat di klub golf papan atas seperti Klub Golf Sentosa yang eksklusif. Di sana, biaya keanggotaan untuk warga negara asing adalah 670.000 dollar AS (Rp 10,11 miliar) setahun.

"Banyak dari mereka adalah orang China yang lebih muda, dengan pakaian desainer yang modis, dan mereka biasanya menyendiri, makan di kalangan mereka sendiri, tidak mengherankan," ungkap Benny Teo direktur pengelola Blazon, konsultan yang berspesialisasi dalam golf.

Baca juga: Sejarah Kenapa China Disebut Tiongkok di Indonesia

3. Kekayaan aman dari kebijakan negara

Jack Ma (kiri), salah satu pendiri dan mantan ketua eksekutif Grup Alibaba China digambarkan di Santa Ponsa, di pulau Mallorca pada 20 Oktober 2021. Jack Ma menghabiskan waktu di Spanyol di kapal pesiar mewah Zen. Kehadiran Ma di Spanyol -untuk study tour industri pertanian dan teknologi yang berkaitan dengan lingkungan- dilaporkan oleh South China Morning Post, yang dimiliki oleh Alibaba. Sementara itu, Financial Times baru-baru ini melaporkan Jack Ma tinggal di Jepang selama 6 bulan terakhir.AFP/JAIME REINA Jack Ma (kiri), salah satu pendiri dan mantan ketua eksekutif Grup Alibaba China digambarkan di Santa Ponsa, di pulau Mallorca pada 20 Oktober 2021. Jack Ma menghabiskan waktu di Spanyol di kapal pesiar mewah Zen. Kehadiran Ma di Spanyol -untuk study tour industri pertanian dan teknologi yang berkaitan dengan lingkungan- dilaporkan oleh South China Morning Post, yang dimiliki oleh Alibaba. Sementara itu, Financial Times baru-baru ini melaporkan Jack Ma tinggal di Jepang selama 6 bulan terakhir.
Alasan selanjutnya kenapa di Singapura banyak orang China kaya adalah terkait keamanan kekayaan mereka.

Pindah ke Singapura membuat kekayaan orang-orang kaya China tak terjangkau oleh pemerintah pusat, yang tindakan kerasnya baru-baru ini telah berdampak kepada para miliarder.

Jack Ma, salah satu figur yang paling dikenal dalam bisnis Asia, kehilangan sekitar 25 miliar dollar AS (Rp 377,25 triliun) ketika regulator China menghentikan IPO besarnya pada 2020.

Para taipan China lainnya khawatir Partai Komunis dapat menerapkan tekanan serupa atau bahkan mengambil alih bisnis mereka dengan harga murah, kata seorang akuntan yang mengetahui situasi tersebut kepada AFP.

"Pindah ke Singapura adalah untuk memastikan kekayaan keluarga tetap aman dan dapat bertahan selama beberapa generasi," ujar akuntan tersebut.

Singapura juga semakin dipandang sebagai rumah daripada sekadar rencana cadangan.

Sumber lain di bidang industri bilang bahwa kliennya pernah berkata kepadanya, "Setidaknya ketika saya di sini, saya tahu uangku adalah milikku."

4. Bertambahnya kantor keluarga

Salah satu pendiri rantai hotpot terbesar di China, Haidilao, baru-baru ini mendirikan kantor keluarga di Singapura.

Otoritas Moneter Singapura memperkirakan, jumlah kantor keluarga yaitu perusahaan yang didedikasikan untuk aset individu dan grup, naik dari 400 pada 2020 menjadi 700 tahun 2021.

Loh Kia Meng, wakil kepala kekayaan pribadi dan praktik kantor keluarga di firma hukum Dentons Rodyk, memperkirakan 1.500 kantor keluarga telah didirikan hingga akhir tahun lalu.

"Saya tidak heran jika angka total pada akhir 2022 menunjukkan bahwa satu dari dua kantor keluarga baru berasal dari China," ucap Loh.

Baca juga: Kenapa China dan Taiwan Bermusuhan?

5. Negara netral

Wisata ke Singapura. 

Dok. SHUTTERSTOCK Wisata ke Singapura.
Aliran orang China kaya yang keluar negeri diperkirakan akan berlanjut apalagi kebijakan dan pembatasan ketat China sudah dicabut, menurut para analis.

Ketegangan politik antara Beijing dan Washington memperkuat keinginan beberapa orang kaya China untuk pindah ke luar negeri.

Song Seng Wun, ekonom regional CIMB Private Banking menjelaskan, Singapura adalah zona netral yang sangat berguna sehingga orang kaya raya dapat berbisnis.

Singapura dengan cekatan mengelola hubungannya dengan Washington dan Beijing, menjaga hubungan keamanan erat dengan Amerika Serikat sambil menjaga hubungan perdagangan kuat dengan China.

Baca juga: Cerita Warga Keturunan China di Indonesia, Kenapa Jarang Pakai Nama Tionghoa Lagi

Alasan-alasan itulah yang menjelaskan kenapa di Singapura banyak orang China kaya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Bagaimana China Membantu Rusia Hadapi Dampak Sanksi Barat?

Bagaimana China Membantu Rusia Hadapi Dampak Sanksi Barat?

Internasional
Apa Itu Koridor Philadelphia di Gaza, Mengapa Sangat Diinginkan Israel?

Apa Itu Koridor Philadelphia di Gaza, Mengapa Sangat Diinginkan Israel?

Internasional
Para Pembelot Korea Utara Sulit Cari Pekerjaan dan Terancam Dipulangkan

Para Pembelot Korea Utara Sulit Cari Pekerjaan dan Terancam Dipulangkan

Internasional
Putin Bersedia Membicarakan Perdamaian, Namun Ukraina Patut Waspada

Putin Bersedia Membicarakan Perdamaian, Namun Ukraina Patut Waspada

Internasional
Ada Apa di Balik Penangkapan Sejumlah Pejabat Rusia?

Ada Apa di Balik Penangkapan Sejumlah Pejabat Rusia?

Internasional
Melihat Rencana Ambisius China Tangani Krisis Properti

Melihat Rencana Ambisius China Tangani Krisis Properti

Internasional
Mampukah Taiwan Pertahankan Diri jika China Menyerang?

Mampukah Taiwan Pertahankan Diri jika China Menyerang?

Internasional
Kematian Presiden Raisi Membuat Warga Iran Terbagi Jadi Dua Kubu

Kematian Presiden Raisi Membuat Warga Iran Terbagi Jadi Dua Kubu

Internasional
Amelia Earhart, Perempuan Pertama yang Melintasi Atlantik

Amelia Earhart, Perempuan Pertama yang Melintasi Atlantik

Internasional
Sosok Jacob Zuma, Mantan Presiden Afrika Selatan yang Didiskualifikasi dari Pemilu Parlemen

Sosok Jacob Zuma, Mantan Presiden Afrika Selatan yang Didiskualifikasi dari Pemilu Parlemen

Internasional
Iran Setelah Presiden Ebrahim Raisi Tewas, Apa yang Akan Berubah?

Iran Setelah Presiden Ebrahim Raisi Tewas, Apa yang Akan Berubah?

Internasional
Apa Itu Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan Mengapa ICC Mempertimbangkan Surat Perintah Penangkapan bagi Pemimpin Israel dan Hamas?

Apa Itu Mahkamah Pidana Internasional (ICC) dan Mengapa ICC Mempertimbangkan Surat Perintah Penangkapan bagi Pemimpin Israel dan Hamas?

Internasional
Tsai Ing-wen, Mantan Presiden Taiwan yang Dicintai Rakyat

Tsai Ing-wen, Mantan Presiden Taiwan yang Dicintai Rakyat

Internasional
Apa Tujuan Asli Putin Menginvasi Ukraina?

Apa Tujuan Asli Putin Menginvasi Ukraina?

Internasional
Siapa Ebrahim Raisi, Presiden Iran yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter?

Siapa Ebrahim Raisi, Presiden Iran yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter?

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com