Kompas.com - 27/12/2021, 23:34 WIB
Raja Belanda, Willem-Alexander, dan Ratu Maxima bertemu dengan Sri Sultan Hamengkubuwono X serta Gusti Kangjeng Ratu Hemas dalam kunjungan ke Kraton Yogyakarta pada 11 Maret lalu. GETTY IMAGES via BBC INDONESIARaja Belanda, Willem-Alexander, dan Ratu Maxima bertemu dengan Sri Sultan Hamengkubuwono X serta Gusti Kangjeng Ratu Hemas dalam kunjungan ke Kraton Yogyakarta pada 11 Maret lalu.

AMSTERDAM, KOMPAS.com - Pada pertengahan tahun 1800-an, laki-laki di Belanda sebenarnya termasuk orang-orang terpendek di Eropa. Kini, mereka jadi salah satu bangsa dengan badan tertinggi di dunia.

Keluar dari Rotterdam ke arah barat, saya berjalan di sepanjang trotoar bata merah, melewati deretan rumah-rumah dan kanal berair jernih, melewati restoran Suriname yang harum dan supermarket, sampai saya tiba di pelabuhan.

Lalu saya melihat peternakan terapung. Ada sekawanan sapi sedang mengunyah rumput di peternakan tersebut.

Baca juga: Kenapa Israel dan Amerika Serikat Berhubungan Baik?

Ditambatkan di marina yang keruh, peternakan apung ini nampak seperti kandang. Atapnya melengkung, mengingatkan saya pada ombak, dan ada papan kayu yang menghubungkan para sapi dengan rumput.

Angin laut yang berhembus menebarkan aroma kotoran sapi. Di kejauhan ada kapal-kapal kargo yang sedang memuat barang, tongkang bermuatan petrokimia hilir mudik. Kawanan sapi itu nampak tidak cocok berada di daerah industri seperti ini.

Sekitar sepertiga daratan Belanda berada di bawah permukaan laut.GETTY IMAGES via BBC INDONESIA Sekitar sepertiga daratan Belanda berada di bawah permukaan laut.
Peternakan apung Rotterdam adalah jaket pelampung untuk industri susu dan olahannya, di dunia yang terus berubah.

Peternakan ini dirancang agar dapat menyesuaikan naiknya air laut sekaligus mengurangi jejak karbon yang cukup besar dari industri ini. Mereka menggunakan panel surya dan atap penampung air hujan, yang menyediakan air minum untuk para sapi.

Tanpa disadari, hewan-hewan itu juga menjadi pendaur ulang. Makanan mereka terdiri dari potongan rumput dari taman dan lapangan golf, serta kulit kentang dari industri keripik kentang tebal yang disantap orang Belanda sepanjang hari, idealnya diolesi mayo.

"Sapi kami memakan residu biomassa dari kota dan mengolahnya menjadi susu segar dan sehat," kata Minke van Wingerden, mitra dalam proyek tersebut.

Belanda menahan air laut dengan sistem rumit yang terdiri atas kincir angin, kanal, tanggul, dan bukit pasir.GETTY IMAGES via BBC INDONESIA Belanda menahan air laut dengan sistem rumit yang terdiri atas kincir angin, kanal, tanggul, dan bukit pasir.
Sejak dibuka tahun lalu, peternakan terapung telah menjadi daya tarik Rotterdam yang membuat penasaran banyak orang.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Efek Ghozali: Bagaimana Cara Menjual NFT dan Apakah Transaksinya Aman?

Efek Ghozali: Bagaimana Cara Menjual NFT dan Apakah Transaksinya Aman?

Internasional
8 Kerajaan Terbesar dalam Sejarah Dunia, Wilayah Kekuasaannya Membentang Lintas Benua

8 Kerajaan Terbesar dalam Sejarah Dunia, Wilayah Kekuasaannya Membentang Lintas Benua

Internasional
5 Bencana yang Sebabkan Kepunahan Massal di Bumi

5 Bencana yang Sebabkan Kepunahan Massal di Bumi

Internasional
Tak Hanya Pangeran Andrew, Ini Bangsawan Inggris yang Telah Dilucuti Gelarnya

Tak Hanya Pangeran Andrew, Ini Bangsawan Inggris yang Telah Dilucuti Gelarnya

Internasional
Sejarah Nuklir Korea Utara: Rudal Balistik, Hipersonik, hingga 16 Kali Bom Hiroshima

Sejarah Nuklir Korea Utara: Rudal Balistik, Hipersonik, hingga 16 Kali Bom Hiroshima

Internasional
Sejarah Gajah Perang: 'Tank' Terbaik pada Zamannya dan Karakter Bertarungnya

Sejarah Gajah Perang: "Tank" Terbaik pada Zamannya dan Karakter Bertarungnya

Internasional
6 Januari 2021: Kronologi Kerusuhan Gedung Capitol pasca Pemilihan Presiden AS

6 Januari 2021: Kronologi Kerusuhan Gedung Capitol pasca Pemilihan Presiden AS

Internasional
Sejarah Perang Irak vs Amerika: Awal Invasi, Tewasnya Saddam Hussein, hingga Pertempuran Lawan ISIS

Sejarah Perang Irak vs Amerika: Awal Invasi, Tewasnya Saddam Hussein, hingga Pertempuran Lawan ISIS

Internasional
Perang Yaman: Kenapa Houthi Ingin Merebut Marib?

Perang Yaman: Kenapa Houthi Ingin Merebut Marib?

Internasional
Rata-rata 182,5 Cm, Kenapa Orang Belanda Tinggi-tinggi?

Rata-rata 182,5 Cm, Kenapa Orang Belanda Tinggi-tinggi?

Internasional
Hubungan China dan Taiwan: Awal Konflik, Perang, dan Ketegangan Baru

Hubungan China dan Taiwan: Awal Konflik, Perang, dan Ketegangan Baru

Internasional
10 Maskapai Terbaik Dunia Tahun 2021

10 Maskapai Terbaik Dunia Tahun 2021

Internasional
5 Produsen Pesawat Terbesar di Dunia

5 Produsen Pesawat Terbesar di Dunia

Internasional
10 Insiden Pesawat Hilang yang Masih Jadi Misteri Dunia

10 Insiden Pesawat Hilang yang Masih Jadi Misteri Dunia

Internasional
Navigasi Penerbangan Dunia: Bagaimana Cara Pesawat Tahu ke Mana Harus Pergi?

Navigasi Penerbangan Dunia: Bagaimana Cara Pesawat Tahu ke Mana Harus Pergi?

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.