Ferdinand Marcos, Diktator Filipina dengan Gelimang Kontroversinya

Kompas.com - 28/09/2021, 11:36 WIB
Presiden Filipina Ferdinand Marcos diwawancarai pada 11 Maret 1985, oleh Georges Biannic, direktur regional Agence France Presse untuk Asia dan Pasifik, di Istana Malacanang, Manila. (AFP/Romeo Gacad) Presiden Filipina Ferdinand Marcos diwawancarai pada 11 Maret 1985, oleh Georges Biannic, direktur regional Agence France Presse untuk Asia dan Pasifik, di Istana Malacanang, Manila. (AFP/Romeo Gacad)

KOMPAS.com - Setelah dianggap sukses secara ekonomi di kawasan, kondisi Filipina di bawah Presiden Ferdinand Marcos, yang secara bertahap dikenal sebagai "Orang Sakit Asia", semakin memburuk.

Arsip The Washington Post menyebut, banyak kesalahan dalam pemerintahan, termasuk dari para "orang kuatnya" serta kader kroni-kroninya.

Institusi politik berhenti berkembang di bawah Marcos, ekonomi nasional jatuh ke dalam keruntuhan, dan negara dibiarkan dibebani dengan utang luar negeri 28 miliar dollar AS.

Baca juga: 28 September 1989: Presiden Filipina Ferdinand Marcos Meninggal

Dia berkuasa sebagai tentara salib anti-komunis yang tangguh.

Meski begitu, pemerintahannya, yang melihat komunis tumbuh dari segelintir pemberontak, dapat dikendalikannya pada tahun 1969 dan menjadi angkatan bersenjata dengan lebih dari 20.000 pejuang.

Marcos pertama kali terpilih sebagai presiden sebagai seorang reformis. Dianggap bisa membersihkan korupsi yang seolah jadi endemik di Filipina.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Tetapi, dia malah memimpin penjarahan sistematis perbendaharaan negaranya sendiri.

Marcos membangun reputasi politiknya sebagai ahli taktik yang cerdik, yang dapat secara akurat "menilai denyut nadi rakyat jelata".

Namun, dia sangat meremehkan kehilangan atas dukungannya, dan salah menghitung kekuatan gerakan rakyat yang akhirnya menggulingkannya.

Baca juga: Biografi Tokoh Dunia: Ferdinand Marcos, 21 Tahun Berkuasa di Filipina

Bersama istrinya, Imelda, Marcos sering melakukan aksi-aksi aneh dan menggelikan di istana yang sekaligus menghibur dan mempermalukan satu generasi Filipina.

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Profil Kassym-Jomart Tokayev, Presiden Kazakhstan

Profil Kassym-Jomart Tokayev, Presiden Kazakhstan

Internasional
Mengenal Pitch Drop, Eksperimen Laboratorium Terlama di Dunia

Mengenal Pitch Drop, Eksperimen Laboratorium Terlama di Dunia

Internasional
Mengenal Tamahagane, Logam Khusus Pembuat Samurai Jepang

Mengenal Tamahagane, Logam Khusus Pembuat Samurai Jepang

Internasional
Kisah This Man: Wajah Pria yang Muncul di Mimpi 2.000 Orang

Kisah This Man: Wajah Pria yang Muncul di Mimpi 2.000 Orang

Internasional
Bigfoot, Sejarah dan Mitosnya

Bigfoot, Sejarah dan Mitosnya

Internasional
6 Masalah di Korea Selatan yang Disorot dalam Squid Game

6 Masalah di Korea Selatan yang Disorot dalam Squid Game

Internasional
Kekejaman Salvator Riina, Mafia Sisilia Berjuluk 'Binatang'

Kekejaman Salvator Riina, Mafia Sisilia Berjuluk "Binatang"

Internasional
Kisah Pompeii, Kota di Italia yang Hilang Terkubur

Kisah Pompeii, Kota di Italia yang Hilang Terkubur

Internasional
4 Fakta Gila Friedrich Nietzsche

4 Fakta Gila Friedrich Nietzsche

Internasional
Legenda Izanagi dan Izanami yang Ciptakan Pulau-pulau di Jepang

Legenda Izanagi dan Izanami yang Ciptakan Pulau-pulau di Jepang

Internasional
Biografi Friedrich Nietzsche, Filsuf Kenamaan Jerman

Biografi Friedrich Nietzsche, Filsuf Kenamaan Jerman

Internasional
15 Oktober 1920: Mario Puzo, Penulis The Godfather Lahir

15 Oktober 1920: Mario Puzo, Penulis The Godfather Lahir

Internasional
Ranavalona I, Ratu Paling Kejam dari Kerajaan Madagaskar

Ranavalona I, Ratu Paling Kejam dari Kerajaan Madagaskar

Internasional
Proyek Kill Bill Vol 3, Akhir Karier Film Quentin Tarantino?

Proyek Kill Bill Vol 3, Akhir Karier Film Quentin Tarantino?

Internasional
Kisah di Balik Buku Detektif Legendaris Sherlock Holmes

Kisah di Balik Buku Detektif Legendaris Sherlock Holmes

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.