Biografi Tokoh Dunia: Yitzhak Rabin, Sosok Pendamai Israel dan Palestina yang Berakhir Tragis

Kompas.com - 14/05/2021, 09:28 WIB
Menteri Pertahanan Israel Yitzhak Rabin berpidato di acara makan siang National Press Club pada tanggal 29 Juni 1988. AFP PHOTO/MIKE SPRAGUEMenteri Pertahanan Israel Yitzhak Rabin berpidato di acara makan siang National Press Club pada tanggal 29 Juni 1988.

KOMPAS.com - Yitzhak Rabin adalah perdana menteri kelima Israel dan perdana menteri kelahiran pribumi pertama bangsa itu.

Seumur hidupnya, dia mengabdikan diri sebagai pelayan publik di pemerintahan.

Dia bertugas di berbagai posisi, mulai dari kepala staf Angkatan Pertahanan Israel, duta besar untuk Amerika Serikat, anggota Knesset (Parlemen Israel) dan dua periode sebagai Perdana Menteri.

Rabin memiliki reputasi sebagai pemimpin yang jujur, dengan pikiran analitis yang brilian.

Perjanjian Oslo dengan Palestina dan Perjanjian Damai dengan Yordania merupakan inisiasinya saat menjabat sebagai pemimpin Israel.

Karena usahanya ini, anugrah Hadiah Nobel Perdamaian diberikan untuknya pada 1994, setelah penandatanganan Perjanjian Oslo.

Baca juga: Israel Kerahkan Ribuan Tentara ke Gaza, Hamas Tebar Ancaman

Terima kasih telah membaca Kompas.com.
Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Didikan aktivisme

Yitzhak Rabin lahir pada Maret 1922 di Yerusalem, Israel, yang pada saat itu masih di bawah Mandat Inggris untuk Palestina.

Orang tuanya adalah Nehemiah Rubitzov dan Rosa Cohen Rubitzov. Ayahnya, yang lahir di Ukraina berimigrasi ke Israel dari Amerika Serikat. Ibunya lahir di Rusia dan tiba di Palestina pada 1919, sebagai bagian dari pelopor Aliya Ketiga (gelombang imigrasi).

Keluarga itu tinggal sebentar di Haifa, lalu di Tel Aviv, tempat Yitzhak dibesarkan, dan saudara perempuannya Rachel lahir pada 1925.

Keluarga Rabin memupuk komitmen terhadap layanan publik. Kedua orang tua adalah aktivis relawan hampir sepanjang hidup mereka.

Meskipun ayahnya telah meninggal ketika dia masih kecil, ibunya tetap aktif di organisasi pertahanan Haganah, di Mapai, Partai Pekerja Eretz Israel, dan menjadi anggota dewan kota Tel Aviv.

Baca juga: Mengenal Iron Dome, Senjata Israel untuk Melawan Roket Hamas


Halaman:
Baca tentang


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads X