Kompas.com - 16/11/2021, 15:58 WIB
Ilustrasi Perang Saudara China. WIKIMEDIA COMMONSIlustrasi Perang Saudara China.

BEIJING KOMPAS.com - Perang Saudara China terjadi pada 1945-1949, melibatkan Nasionalis Kuomintang di bawah Chiang Kai-shek dan Komunis pimpinan Mao Zedong.

Selama Perang China-Jepang II (1937–1945), China secara efektif dibagi menjadi tiga wilayah, yaitu China Nasionalis di bawah kendali pemerintah, China Komunis, dan wilayah yang diduduki Jepang.

Masing-masing pada dasarnya saling bermusuhan, meskipun pasukan militer China seolah-olah bersekutu di bawah panji Front Persatuan.

Baca juga: Perang Saudara Amerika: Pemicu Konflik hingga Hasil Akhirnya

Saat Jepang menerima persyaratan penyerahan Deklarasi Potsdam pada 14 Agustus 1945, China telah mengalami puluhan tahun pendudukan Jepang dan delapan tahun perang brutal.

Jutaan orang tewas dalam pertempuran, dan jutaan lainnya tewas akibat kelaparan atau penyakit. Namun, berakhirnya Perang Dunia II tidak menandai berakhirnya konflik di China.

Penyebab Perang Saudara di China

Dikutip dari Encyclopaedia Britannica, kekalahan Jepang memicu persaingan antara Nasionalis dan Komunis untuk mengendalikan sumber daya vital dan pusat populasi di China utara dan Manchuria.

Pasukan nasionalis yang menggunakan fasilitas transportasi militer AS, mampu mengambil alih kota-kota utama dan sebagian besar jalur kereta api di China Timur dan Utara.

Sementara itu, pasukan Komunis menduduki sebagian besar pedalaman di utara dan di Manchuria.

Front Persatuan selalu rawan, dan baik Nasionalis maupun Komunis diam-diam menyadari mereka hanya akan bekerja sama sampai Jepang kalah.

Nasionalis dan Komunis sempat akan berdamai sebelum penyerahan Jepang diselesaikan.

Pemimpin Nasionalis Chiang Kai-shek mengeluarkan serangkaian undangan kepada pemimpin Komunis Mao Zedong untuk bertemu dengannya di Chongqing, guna membahas penyatuan kembali dan pembangunan kembali negara itu.

Baca juga: 6 Juli dalam Sejarah: Perang Saudara Nigeria Dimulai, Jutaan Tewas

Pada 28 Agustus 1945, Mao ditemani oleh Duta Besar Amerika Patrick Hurley tiba di Chongqing.

Pada tanggal 10 Oktober 1945, kedua pihak mengumumkan bahwa mereka pada prinsipnya telah mencapai kesepakatan memperjuangkan China yang bersatu dan demokratis.

Sepasang komite akan dibentuk untuk menangani isu-isu militer dan politik yang belum diselesaikan oleh kesepakatan kerangka awal, tetapi pertempuran serius antara pemerintah dan pasukan Komunis pecah sebelum badan-badan itu dapat bertemu.

Penarikan pasukan pendudukan Soviet pada Maret–April 1946 juga memicu perebutan wilayah.

Pasukan nasionalis menduduki Mukden (Shenyang) pada 12 Maret, sementara Komunis mengonsolidasikan cengkeraman mereka di seluruh Manchuria utara.

Setelah pasukan pemerintah merebut Changchun pada 23 Mei, gencatan senjata 15 hari diumumkan di Manchuria dari 6 Juni hingga 22 Juni. Namun, pertempuran meningkat di tempat lain, ketika pasukan pemerintah dan Komunis bentrok di Jehol (Chengde), Kiangsu utara (Jiangsu), timur laut Hopeh (Hebei), dan Shantung tenggara (Shandong).

Perang Saudara China berakhir pada 1950 dengan memakan 8 juta jiwa baik dari militer maupun warga sipil.

Dampak Perang Saudara China adalah berdirinya Republik Rakyat China yang mengendalikan China Daratan, dan terbentuknya Republik China di Pulau Taiwan.

Baca juga: Mao Zedong: Tokoh Besar Sejarah China Modern dan Ahli Teori Komunis

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Sumber Britannica
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mengenang 41 Tahun Kematian Bob Marley dan Warisan Abadi Reggae

Mengenang 41 Tahun Kematian Bob Marley dan Warisan Abadi Reggae

Internasional
Profil Ferdinand Marcos Jr, Anak Diktator yang Jadi Presiden Terpilih Filipina

Profil Ferdinand Marcos Jr, Anak Diktator yang Jadi Presiden Terpilih Filipina

Internasional
Invasi Uni Soviet ke Afganistan pada 1979 yang Picu Perang Saudara

Invasi Uni Soviet ke Afganistan pada 1979 yang Picu Perang Saudara

Internasional
4 Penerbangan Non-Stop Terlama di Dunia, Ada yang Hampir 19 Jam

4 Penerbangan Non-Stop Terlama di Dunia, Ada yang Hampir 19 Jam

Internasional
40 Ucapan Idul Fitri Lebaran 2022 dalam Bahasa Inggris dan Artinya

40 Ucapan Idul Fitri Lebaran 2022 dalam Bahasa Inggris dan Artinya

Internasional
Biografi Abbas Ibn Firnas, Penemu Mesin Penerbangan Pertama, 1.000 Tahun Sebelum Wright Bersaudara

Biografi Abbas Ibn Firnas, Penemu Mesin Penerbangan Pertama, 1.000 Tahun Sebelum Wright Bersaudara

Internasional
Ibnu Yunus, Astronom Muslim yang Masyhur, Penemu Bandul

Ibnu Yunus, Astronom Muslim yang Masyhur, Penemu Bandul

Internasional
Tradisi Mudik di Berbagai Belahan Dunia, Termasuk Korea

Tradisi Mudik di Berbagai Belahan Dunia, Termasuk Korea

Internasional
Daftar 15 Pemimpin Termuda di Dunia

Daftar 15 Pemimpin Termuda di Dunia

Internasional
Pekerjaan Lama Para Pemimpin Dunia: Trump Pernah Jadi Pemulung, Putin Dulu Sopir Taksi

Pekerjaan Lama Para Pemimpin Dunia: Trump Pernah Jadi Pemulung, Putin Dulu Sopir Taksi

Internasional
Masjidil Haram, Masjid Terbesar di Dunia dan Sejarah Kemuliaannya

Masjidil Haram, Masjid Terbesar di Dunia dan Sejarah Kemuliaannya

Internasional
Abu Rayhan Al-Biruni, Ilmuwan Muslim Dunia, Perumus Teori Rotasi Bumi

Abu Rayhan Al-Biruni, Ilmuwan Muslim Dunia, Perumus Teori Rotasi Bumi

Internasional
Lailatul Qadar dan Sejarah Awal Turunnya Ayat Al Quran

Lailatul Qadar dan Sejarah Awal Turunnya Ayat Al Quran

Internasional
4 Keunikan Masjid Prophet Mohammed, Masjid Terbesar di Rusia yang Diresmikan Putin

4 Keunikan Masjid Prophet Mohammed, Masjid Terbesar di Rusia yang Diresmikan Putin

Internasional
3 Fakta Unik Hagia Sophia, Bangunan Berarsitektur Ajaib, dari Gereja menjadi Masjid

3 Fakta Unik Hagia Sophia, Bangunan Berarsitektur Ajaib, dari Gereja menjadi Masjid

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.