Salin Artikel

Kronologi Penyebab Perang Saudara China

Selama Perang China-Jepang II (1937–1945), China secara efektif dibagi menjadi tiga wilayah, yaitu China Nasionalis di bawah kendali pemerintah, China Komunis, dan wilayah yang diduduki Jepang.

Masing-masing pada dasarnya saling bermusuhan, meskipun pasukan militer China seolah-olah bersekutu di bawah panji Front Persatuan.

Saat Jepang menerima persyaratan penyerahan Deklarasi Potsdam pada 14 Agustus 1945, China telah mengalami puluhan tahun pendudukan Jepang dan delapan tahun perang brutal.

Jutaan orang tewas dalam pertempuran, dan jutaan lainnya tewas akibat kelaparan atau penyakit. Namun, berakhirnya Perang Dunia II tidak menandai berakhirnya konflik di China.

Penyebab Perang Saudara di China

Dikutip dari Encyclopaedia Britannica, kekalahan Jepang memicu persaingan antara Nasionalis dan Komunis untuk mengendalikan sumber daya vital dan pusat populasi di China utara dan Manchuria.

Pasukan nasionalis yang menggunakan fasilitas transportasi militer AS, mampu mengambil alih kota-kota utama dan sebagian besar jalur kereta api di China Timur dan Utara.

Sementara itu, pasukan Komunis menduduki sebagian besar pedalaman di utara dan di Manchuria.

Front Persatuan selalu rawan, dan baik Nasionalis maupun Komunis diam-diam menyadari mereka hanya akan bekerja sama sampai Jepang kalah.

Nasionalis dan Komunis sempat akan berdamai sebelum penyerahan Jepang diselesaikan.

Pemimpin Nasionalis Chiang Kai-shek mengeluarkan serangkaian undangan kepada pemimpin Komunis Mao Zedong untuk bertemu dengannya di Chongqing, guna membahas penyatuan kembali dan pembangunan kembali negara itu.

Pada 28 Agustus 1945, Mao ditemani oleh Duta Besar Amerika Patrick Hurley tiba di Chongqing.

Pada tanggal 10 Oktober 1945, kedua pihak mengumumkan bahwa mereka pada prinsipnya telah mencapai kesepakatan memperjuangkan China yang bersatu dan demokratis.

Sepasang komite akan dibentuk untuk menangani isu-isu militer dan politik yang belum diselesaikan oleh kesepakatan kerangka awal, tetapi pertempuran serius antara pemerintah dan pasukan Komunis pecah sebelum badan-badan itu dapat bertemu.

Penarikan pasukan pendudukan Soviet pada Maret–April 1946 juga memicu perebutan wilayah.

Pasukan nasionalis menduduki Mukden (Shenyang) pada 12 Maret, sementara Komunis mengonsolidasikan cengkeraman mereka di seluruh Manchuria utara.

Setelah pasukan pemerintah merebut Changchun pada 23 Mei, gencatan senjata 15 hari diumumkan di Manchuria dari 6 Juni hingga 22 Juni. Namun, pertempuran meningkat di tempat lain, ketika pasukan pemerintah dan Komunis bentrok di Jehol (Chengde), Kiangsu utara (Jiangsu), timur laut Hopeh (Hebei), dan Shantung tenggara (Shandong).

Perang Saudara China berakhir pada 1950 dengan memakan 8 juta jiwa baik dari militer maupun warga sipil.

Dampak Perang Saudara China adalah berdirinya Republik Rakyat China yang mengendalikan China Daratan, dan terbentuknya Republik China di Pulau Taiwan.

https://internasional.kompas.com/read/2021/11/16/155826670/kronologi-penyebab-perang-saudara-china

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Kearifan Pilar Singa Ashoka

Internasional
Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Refleksi 12 Tahun Serangan Penembakan Brutal Mumbai

Internasional
Amerika Meniru Indonesia?

Amerika Meniru Indonesia?

Internasional
Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.