Dunia Terancam Kelangkaan Pasir Saat Pembangunan Gila-gilaan

Kompas.com - 05/04/2021, 12:39 WIB
Penambangan pasir dan batu di Kali Gendol, Cangkringan, Sleman, DIY, Jumat (30/10/2020). Erupsi hebat terjadi di Gunung Merapi sepuluh tahun lalu, 26 Oktober 2010. Letusan dari gunung yang memiliki ketinggian 2.968 mdpl ini mengakibatkan aliran Kali Gendol penuh dengan material erupsi serta menewaskan ratusan warga, salah satunya adalah sang juru kunci gunung, mbah Maridjan. KOMPAS.com / KRISTIANTO PURNOMOPenambangan pasir dan batu di Kali Gendol, Cangkringan, Sleman, DIY, Jumat (30/10/2020). Erupsi hebat terjadi di Gunung Merapi sepuluh tahun lalu, 26 Oktober 2010. Letusan dari gunung yang memiliki ketinggian 2.968 mdpl ini mengakibatkan aliran Kali Gendol penuh dengan material erupsi serta menewaskan ratusan warga, salah satunya adalah sang juru kunci gunung, mbah Maridjan.

KOMPAS.com - Apakah kamu tahu pasir di dunia ini ada batasnya? Di negara dengan gurun pasir, seperti Timur Tengah mengimpor pasir dari Australia dan Kanada.

Permintaan pasir konstruksi meningkat lebih cepat dari pada pasokan, yang dipakai untuk membuat beton rumah, aspal jalan, dan sebagainya.

Pasir, bahan penyusun kehidupan modern yang berada di jantung industri pembangunan, semakin menipis dan tidak ada yang tahu seberapa cepat akan habis.

Melansir DW pada Senin (15/3/2021), pasir adalah bahan yang paling banyak digunakan di planet ini, tetapi juga salah satu yang paling tidak terpantau dengan baik.

Baca juga: [Biografi Tokoh Dunia] Ferdinand de Lesseps, Inisiator Pembangunan Terusan Suez

Tidak seperti kebanyakan komoditas lainnya, pembuat kebijakan kecenderungan hanya memiliki perkiraan kasar tentang berapa banyak komoditas tersebut digunakan setiap tahun.

Sebuah laporan penting dari Program Lingkungan PBB (UNEP) pada 2019, mencatat penggunaan pasir untuk bahan pembuat semen, mencapai 50 miliar ton.

Para peneliti mengatakan lebih banyak pasir yang digunakan tidak bertanggung jawab setiap tahun.

Meski pasir dapat diperoleh dengan menghancurkan batu, di sebagian wilayah, bahkan kelangkaan pasir terjadi yang memicu kerusakan lingkungan.

"Sifat krisis adalah kami tidak memahami materi ini dengan cukup baik," kata Louise Gallagher dari Global Sand Observatory di Jenewa, yang ikut menulis laporan tersebut.

"Kami tidak cukup memahami dampak dari mana kami mengambilnya. Terkadang kami bahkan tidak tahu dari mana asalnya, berapa banyak yang keluar dari sungai. Kami tidak tahu. Kami hanya tidak tahu," ungkap Gallagher tentang penggunaan pasir.

Baca juga: Biden Hentikan Pendanaan Pembangunan Tembok Perbatasan Era Trump

Halaman:


Sumber DW
Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Hubungan Iran-Israel: dari Bersekutu hingga Jadi Lawan Mematikan

Sejarah Hubungan Iran-Israel: dari Bersekutu hingga Jadi Lawan Mematikan

Internasional
[Biografi Tokoh Dunia] Jack the Ripper, Sosok Pembunuh Misterius Abad ke-19

[Biografi Tokoh Dunia] Jack the Ripper, Sosok Pembunuh Misterius Abad ke-19

Internasional
6 Tokoh Sejarah di Balik Kisah Pembunuhan Sadis

6 Tokoh Sejarah di Balik Kisah Pembunuhan Sadis

Internasional
[Biografi Tokoh Dunia] Bapak Bahasa Italia, Dante Alighieri, yang Berpuisi Tentang Neraka, Api Penyucian, dan Surga

[Biografi Tokoh Dunia] Bapak Bahasa Italia, Dante Alighieri, yang Berpuisi Tentang Neraka, Api Penyucian, dan Surga

Internasional
Perempuan Berdaya: 5 Petarung Wanita dari Zaman Kuno yang Mengukir Sejarah

Perempuan Berdaya: 5 Petarung Wanita dari Zaman Kuno yang Mengukir Sejarah

Internasional
Nasib Para Mantan Juara Tinju Kenya, Hidup dalam Kemiskinan dan Depresi

Nasib Para Mantan Juara Tinju Kenya, Hidup dalam Kemiskinan dan Depresi

Internasional
Kisah Perang Salib: Sejarah Perebutan Yerusalem Selama 200 Tahun

Kisah Perang Salib: Sejarah Perebutan Yerusalem Selama 200 Tahun

Internasional
Lingkungan Miskin di Brasil Terancam Krisis Kelaparan di Tengah Pandemi Covid-19

Lingkungan Miskin di Brasil Terancam Krisis Kelaparan di Tengah Pandemi Covid-19

Internasional
Jelang Ramadhan, Muslim Bulgaria Gelar Tradisi Sunatan Massal

Jelang Ramadhan, Muslim Bulgaria Gelar Tradisi Sunatan Massal

Internasional
5 Fakta Menarik Penerbangan Manusia Pertama di Luar Angkasa oleh Yuri Gagarin

5 Fakta Menarik Penerbangan Manusia Pertama di Luar Angkasa oleh Yuri Gagarin

Internasional
Inspirasi Energi: 5 Mobil Listrik Tercepat di Dunia pada 2021

Inspirasi Energi: 5 Mobil Listrik Tercepat di Dunia pada 2021

Internasional
Kasus Operasi Plastik Korea Selatan, Muncul 'Dokter Hantu' yang Memakan Korban

Kasus Operasi Plastik Korea Selatan, Muncul "Dokter Hantu" yang Memakan Korban

Internasional
Intip Kisah Cinta Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II yang Bersemi dari Remaja

Intip Kisah Cinta Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II yang Bersemi dari Remaja

Internasional
[TRIVIA] Ramadhan 2021, Ini Negara-negara dengan Waktu Puasa Tercepat dan Terlama di Dunia

[TRIVIA] Ramadhan 2021, Ini Negara-negara dengan Waktu Puasa Tercepat dan Terlama di Dunia

Internasional
[Biografi Tokoh Dunia] Narciso Ramos, Sang Diplomat Pendiri ASEAN

[Biografi Tokoh Dunia] Narciso Ramos, Sang Diplomat Pendiri ASEAN

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X