Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Kompas.com - 17/11/2021, 20:00 WIB

KOMPAS.comPerang Dunia II membawa negara-negara yang terlibat pada hal-hal yang sebelumnya tak pernah dilakukan.

Termasuk senjata-senjata ultra-canggih yang diproduksi Amerika Serikat, Jerman, Inggris, Jepang, Uni Soviet, dan negara-negara lain.

Dilansir Ancient History, inilah sejumlah senjata paling ikonik dalam Perang Dunia II, meskipun tujuannya amat ironis: Membunuh sebanyak mungkin manusia.

Baca juga: Kartu Remi Rahasia di Perang Dunia II, Simpan Peta dan Jalur Pelarian

MG 42

Dirancang Nazi Jerman, Maschinengewehr 42 atau MG 42 adalah senapan mesin serba guna yang digunakan selama Perang Dunia II.

MG 42 adalah versi ramping dari pendahulunya, MG 34, dengan fitur yang paling menonjol dari adalah jumlah tembakan yang sangat tinggi, sekitar 1.200 hingga 1.500 peluru per menit.

Jumlah tembakan tersebut dua kali lebih cepat dari senapan mesin Vickers dan Browning. MG 42 memiliki jangkauan 1.000 meter dan kapasitas 50 peluru.

Senjata ini digunakan secara luas oleh Wehrmacht dan Waffen-SS selama paruh kedua Perang Dunia II. MG 42 juga digunakan di seluruh medan perang Eropa.

Baca juga: Unit 731, Eksperimen Senjata Biologis Jepang Selama Perang Dunia II

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tank T-34

Tank T-34 adalah medium tank buatan Uni Soviet dengan desain yang paling efektif, efisien, dan berpengaruh.

T-34 memiliki daya tembakan luar biasa dan bisa menghancurkan lapisan baja tank Tiger milik Jerman.

Di lapangan, T-34 terbukti memiliki kombinasi daya tembak, mobilitas, perlindungan, dan ketangguhan yang sangat ampuh dalam Perang Dunia II.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Kenapa Lato-lato Viral: Dipatenkan di Jerman hingga Akhirnya Dilarang

Sejarah Kenapa Lato-lato Viral: Dipatenkan di Jerman hingga Akhirnya Dilarang

Internasional
5 Faktor Kenapa di Singapura Banyak Orang China Kaya

5 Faktor Kenapa di Singapura Banyak Orang China Kaya

Internasional
Daftar Negara Paling Korup di Dunia

Daftar Negara Paling Korup di Dunia

Internasional
Daftar Negara di Dunia Tanpa Pasukan Militer

Daftar Negara di Dunia Tanpa Pasukan Militer

Internasional
Sejarah Pertempuran Stalingrad: Latar Belakang dan Berakhirnya

Sejarah Pertempuran Stalingrad: Latar Belakang dan Berakhirnya

Internasional
Daftar 10 Negara Termiskin di Eropa

Daftar 10 Negara Termiskin di Eropa

Internasional
Daftar 10 Negara Terluas di Asia

Daftar 10 Negara Terluas di Asia

Internasional
Daftar Negara dengan Vegan Terbanyak di Dunia

Daftar Negara dengan Vegan Terbanyak di Dunia

Internasional
Daftar 10 Negara Termiskin di Asia

Daftar 10 Negara Termiskin di Asia

Internasional
Mengintip “Lubang Surga” di China, Penuh Misteri dan Jadi Sinkhole Terdalam

Mengintip “Lubang Surga” di China, Penuh Misteri dan Jadi Sinkhole Terdalam

Internasional
Daftar Negara Anggota Liga Arab, Jumlahnya 22

Daftar Negara Anggota Liga Arab, Jumlahnya 22

Internasional
Daftar 8 Negara Terkuat di Dunia

Daftar 8 Negara Terkuat di Dunia

Internasional
7 Perayaan Tahun Baru Unik di Dunia, Pecahkan Piring hingga Bergembira di Kuburan

7 Perayaan Tahun Baru Unik di Dunia, Pecahkan Piring hingga Bergembira di Kuburan

Internasional
Daftar Negara Anggota CSTO, Persekutuan Pecahan Uni Soviet

Daftar Negara Anggota CSTO, Persekutuan Pecahan Uni Soviet

Internasional
Indonesia Impor Garam dari Mana Saja?

Indonesia Impor Garam dari Mana Saja?

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.