Kompas.com - 10/09/2021, 05:14 WIB
Inilah wajah Alexander Agung menurut mosaik lantai yang dibuat pada sekitar tahun 100 SM yang ditemukan di sebuah rumah di Pompeii, Italia. Mosaik ini menceritakan pertempuran antara Alexander Agung dan Raja Persia Dsrius III. Mosaik ini diyakini merupakan salinan dari lukisan Yunani dari awal abad ke-3 SM, kini disimpan di Museum Napoli. WikipediaInilah wajah Alexander Agung menurut mosaik lantai yang dibuat pada sekitar tahun 100 SM yang ditemukan di sebuah rumah di Pompeii, Italia. Mosaik ini menceritakan pertempuran antara Alexander Agung dan Raja Persia Dsrius III. Mosaik ini diyakini merupakan salinan dari lukisan Yunani dari awal abad ke-3 SM, kini disimpan di Museum Napoli.

Alexander menerima pendidikan paling awal di bawah pengawasan ketat kerabatnya, Leonidas dari Epirus.

Leonidas, yang telah dipekerjakan oleh Raja Phillip, mengajar Alexander matematika, menunggang kuda, dan memanah. Ia merasakan tidak mudah untuk mengendalikan muridnya ini yang suka memberontak.

Tutor Alexander berikutnya adalah Lysimachus, yang menggunakan permainan peran untuk menarik perhatian anak laki-laki yang bermata gelap dan berambut keriting yang suka gelisah itu.

Alexander sangat senang menyamar sebagai prajurit Achilles.

Pada 343 SM, Raja Philip II meminta filsuf Aristoteles untuk mengajar Alexander di Kuil Nimfa di Meiza. Selama tiga tahun, Aristoteles mengajar Alexander dan beberapa temannya tentang filsafat, puisi, drama, sains, dan politik.

Melihat bahwa puisi Yunani kuno "Iliad" karya Homer mengilhami Alexander untuk bermimpi menjadi seorang pejuang heroik, Aristoteles membuat versi ringkasan dari buku tebal tersebut untuk dibawa oleh Alexander dalam kampanye militer.

Alexander menyelesaikan pendidikannya di Meiza pada 340 SM. Setahun kemudian, saat masih remaja, ia menjadi tentara dan memulai ekspedisi militer pertamanya, melawan suku Thracian.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Pada 338 SM, Alexander mengambil alih Kavaleri Pendamping dan membantu ayahnya mengalahkan tentara Athena dan Theban di Chaeronea.

Setelah Philip II berhasil dalam kampanyenya untuk menyatukan semua negara Yunani (minus Sparta) ke dalam Liga Korintus, hubungan antara ayah dan anak ini segera hancur.

Philip menikahi Cleopatra Eurydice, keponakan Jenderal Attalus, dan menyingkirkan ibu Alexander, Ratu Olympia.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Evolusi Pakaian Golf di Seluruh Dunia

Evolusi Pakaian Golf di Seluruh Dunia

Internasional
Alasan Golf Disebut Olahraga Mahal dan Cara Menyiasatinya

Alasan Golf Disebut Olahraga Mahal dan Cara Menyiasatinya

Internasional
Apa Turnamen Sepak Bola Tertua di Dunia?

Apa Turnamen Sepak Bola Tertua di Dunia?

Internasional
4 Turnamen Utama Golf Dunia

4 Turnamen Utama Golf Dunia

Internasional
Sejarah Golf: Berawal di Skotlandia ke Seluruh Dunia

Sejarah Golf: Berawal di Skotlandia ke Seluruh Dunia

Internasional
Berakhirnya Perang Dingin, Ditandai Runtuhnya Uni Soviet pada 1991

Berakhirnya Perang Dingin, Ditandai Runtuhnya Uni Soviet pada 1991

Internasional
Biografi Richard Nixon, Presiden Ke-37 AS yang Mundur Sebelum Dimakzulkan karena Skandal

Biografi Richard Nixon, Presiden Ke-37 AS yang Mundur Sebelum Dimakzulkan karena Skandal

Internasional
Kapan FIFA Didirikan dan Siapa Pendirinya?

Kapan FIFA Didirikan dan Siapa Pendirinya?

Internasional
Bagaimana Sejarah Sepak Bola Jadi Olahraga Mendunia?

Bagaimana Sejarah Sepak Bola Jadi Olahraga Mendunia?

Internasional
Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Sejarah Shuttlecock dalam Permainan Badminton

Internasional
Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Sejarah Sistem Poin Badminton dari 1877-Sekarang

Internasional
Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Sejarah BWF, Induk Bulu Tangkis Dunia dari Proses Unifikasi

Internasional
Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Peraturan dan Teknik Dasar Badminton, Tak Boleh Asal Pukul

Internasional
Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Sejarah Badminton, Dimainkan Sejak Ribuan Tahun Lalu

Internasional
Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Sejarah Chichen Itza, Kota dari Peradaban Suku Maya di Yucatan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.