Kompas.com - 17/06/2021, 05:45 WIB
Ilustrasi Permaisuri Jingu yang menginjakkan kaki di Korea, sebuah lukisan oleh Tsukioka Yoshitoshi pada 1880. [Via KCP Internastional] Via KCP InternastionalIlustrasi Permaisuri Jingu yang menginjakkan kaki di Korea, sebuah lukisan oleh Tsukioka Yoshitoshi pada 1880. [Via KCP Internastional]

KOMPAS.com - Permaisuri Jingu adalah seorang pejuang wanita pemberani yang memimpin pasukan dalam invasi ke Korea dan kembali ke Jepang dengan kemenangan setelah 3 tahun.

Jingu Kogo atau Permaisuri Jingu lahir pada 169 M abad ke-2, ia adalah salah satu samurai wanita Jepang atau onno-bugeisha dari kelas atas.

Meski samurai lebih diidentikan pada pria Jepang, tetapi pada wanita Jepang kuno memiliki kemampuan samurai seperti pria.

Baca juga: Perempuan Berdaya: Onna-Bugeisha, Samurai Wanita dari Zaman Kuno Jepang

Samurai wanita atau onno-bugeisha tidak gentar untuk menjawab panggilan tugas untuk bertempur dengan berani dalam pertempuran bersama samurai pria.

Permaisur Jingu memimpin Kekaisaran Jepang, setelah suaminya tewas pada 201. Kepemimpinannya berakhir ia meninggal dan putranya, Kaisar Ojin, naik takhta pada 269, seperti yang dilansir dari KCP International.

Menurut catatan tradisional Jepang Kuno, Permaisuri Jingu adalah istri dari penguasa Chuai ke-14, yang memerintah dari 192-201.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Legenda mengatakan Permaisuri Jingu disebut sedang mengandung putranya Ojin saat tengah berperang menaklukan Korea selama 3 tahun dan ia melahirkan setelah kembali ke Jepang.

Baca juga: Perempuan Berdaya: Nakano Takeko, Samurai Wanita Tangguh yang Dipenggal Kepalanya oleh Saudara Sendiri

Terdapat penjelasan legendaris tentang kehamilannya itu, yaitu bahwa putra yang dikandung sebenarnya adalah Hachiman, dewa perang.

Sehingga, dia tetap berada di rahim selama 3 tahun untuk memberi Permaisuri Jingu waktu yang dibutuhkan untuk menaklukkan Korea, seperti yang dilansir dari Rekishi Nihon.

Beberapa percaya bahwa penaklukan Korea oleh Permaisuri Jingu hanya didasarkan pada Prasasti Gwanggaeto.

Halaman:


Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Senjata Paling Mematikan dalam Perang Dunia II

5 Senjata Paling Mematikan dalam Perang Dunia II

Internasional
3 Tokoh Utama Kapitalisme

3 Tokoh Utama Kapitalisme

Internasional
Dampak Buruk Kapitalisme: Tingginya Kesenjangan Sosial dan Individualisme

Dampak Buruk Kapitalisme: Tingginya Kesenjangan Sosial dan Individualisme

Internasional
Dampak Positif Kapitalisme: Kebebasan untuk Mencapai Kemajuan

Dampak Positif Kapitalisme: Kebebasan untuk Mencapai Kemajuan

Internasional
Perkembangan Kapitalisme: Dari Revolusi Industri Hingga Masa Kini

Perkembangan Kapitalisme: Dari Revolusi Industri Hingga Masa Kini

Internasional
Sejarah Kapitalisme: Awal Mula dan Faktor Pendorong

Sejarah Kapitalisme: Awal Mula dan Faktor Pendorong

Internasional
Ciri Sistem Kapitalisme: Tekankan Kebebasan dan Individualitas

Ciri Sistem Kapitalisme: Tekankan Kebebasan dan Individualitas

Internasional
Pengertian Kapitalisme, Ideologi Ekonomi Berbasis Pasar Bebas

Pengertian Kapitalisme, Ideologi Ekonomi Berbasis Pasar Bebas

Internasional
Kisah Skandal Doping Dramatik Samir Nasri

Kisah Skandal Doping Dramatik Samir Nasri

Internasional
Dampak Berbahaya Doping dalam Olahraga

Dampak Berbahaya Doping dalam Olahraga

Internasional
5 Atlet Dunia yang Terkena Kasus Doping

5 Atlet Dunia yang Terkena Kasus Doping

Internasional
5 Jenis Doping yang Sering Dipakai Atlet

5 Jenis Doping yang Sering Dipakai Atlet

Internasional
Alasan Penggunaan Doping dan Dilema Moral

Alasan Penggunaan Doping dan Dilema Moral

Internasional
Sejarah WADA, Badan Antidoping Dunia

Sejarah WADA, Badan Antidoping Dunia

Internasional
Doping: Pengertian dan Alasan Pelarangan dalam Olahraga

Doping: Pengertian dan Alasan Pelarangan dalam Olahraga

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.