Kompas.com - 28/05/2021, 18:06 WIB
Tentara dari resimen Special Air Service (SAS) berada di Kuwait merayakan Thanksgiving bersama pasukan AS, 22 November 2001. AFP PHOTO/YASSER AL-ZAYYATTentara dari resimen Special Air Service (SAS) berada di Kuwait merayakan Thanksgiving bersama pasukan AS, 22 November 2001.

KOMPAS.com - The Special Air Service (SAS), pasukan khusus Inggris, lahir pada awal Perang Dunia II, sekitar tahun 1939 dan baru aktif pada 22 Juli 1941. SAS, punya motto yang terkenal, "Who Dares Wins," dan dijuluki "Blades."

David Stirling dan Sejarah Berdirinya SAS

Pembentukan SAS diawali dengan gagasan David Stirling, perwira Angkatan Darat Inggris, yang merasa bahwa Inggris butuh pasukan khusus yang sangat terlatih. Pasukan ini nantinya diharapkan bisa merusak jalur pasokan, pangkalan, dan bahkan moral musuh.

Baca juga: Tentara Australia SAS Terekam Tembak Mati Warga Afghanistan Tak Bersenjata

Stirling lalu bekerjasama dengan Jock Lewes, perwira di Welsh, Australia, yang dikenal punya bakat improvisasi dalam militer. Selanjutnya, untuk membuktikan gagasannya, Stirling sampai harus menyempurnakan beberapa latihan.

Latihan awal sebelum SAS resmi berdiri adalah melompat memakai parasut yang dicuri. Tapi, latihan ini tak sesuai harapan. Membuat Stirling sampai harus masuk rumah sakit selama dua bulan. Saat terbaring sakit itulah Stirling makin mematangkan rencananya.

Momennya terjadi saat pria kelahiran 1915 ini meninggalkan rumah sakit. Stirling berhasil menyelinap melewati penjaga di markas Komando Tinggi tanpa diketahui.

Inilah yang kemudian berhasil meyakinkan petinggi militer Inggris bahwa ide tentang pasukan khusus layak dipertimbangkan.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Akhirnya, setelah pembentukan SAS disetujui, pasukan ini langsung mendapat misi awal sebagai tim penyerang gurun. Tujuannya melemahkan jaringan logistik Afrika Utara serta menghambat operasi pesawat.

Baca juga: Pemimpin Pasukan Australia SAS Paksa Anggota Baru Bunuh Tahanan di Afghanistan

Tugas dan Kontroversi

Serangan sukses pertama SAS pasca-berdiri terjadi pada Desember 1941. Saat itu, dua kelompok SAS berhasil menghancurkan 61 pesawat di dua lapangan udara.

Selanjutnya, berbagai operasi terus menggunakan jasa SAS. Salah satu yang terbesar adalah saat perang melawan Adolf Hitler, diktator Jerman. SAS juga terlibat di beberapa operasi kontra-pemberontaan di Oman, Aden, Malaya, sampai Kalimantan.

Salah satu tugas kontroversial adalah saat SAS dikerahkan ke Irlandia Utara, di mana pasukan khusus ini mengemban misi melakukan beberapa penyergapan mematikan terhadap orang-orang Irish Republican Army (IRA).

Halaman:


Sumber BBC
Rekomendasi untuk anda
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

7 Tokoh Sejarah yang Tumbuh Sebagai Seorang Yatim Piatu

7 Tokoh Sejarah yang Tumbuh Sebagai Seorang Yatim Piatu

Internasional
10 Tempat Misterius di Dunia, Mana yang Paling Buat Kamu Penasaran?

10 Tempat Misterius di Dunia, Mana yang Paling Buat Kamu Penasaran?

Internasional
10 Pemimpin Terlama dalam Sejarah Pemerintahan Manusia

10 Pemimpin Terlama dalam Sejarah Pemerintahan Manusia

Internasional
Mansa Musa I dari Kekaisaran Mali, Kaisar Terkaya dalam Sejarah Peradaban Manusia

Mansa Musa I dari Kekaisaran Mali, Kaisar Terkaya dalam Sejarah Peradaban Manusia

Internasional
10 Dewa dan Dewi Terpenting dari Peradaban Bangsa Mesir Kuno

10 Dewa dan Dewi Terpenting dari Peradaban Bangsa Mesir Kuno

Internasional
Hatshepsut: Firaun Wanita Paling Sukses yang Berusaha Dihapus dalam Sejarah Mesir Kuno

Hatshepsut: Firaun Wanita Paling Sukses yang Berusaha Dihapus dalam Sejarah Mesir Kuno

Internasional
10 Kutukan Paling Terkenal dan Kisahnya dari Kutukan Raja Tut hingga Lukisan Crying Boy

10 Kutukan Paling Terkenal dan Kisahnya dari Kutukan Raja Tut hingga Lukisan Crying Boy

Internasional
Perang Yom Kippur 1973: Penyebab dan Mengapa Israel Menyerang Mesir

Perang Yom Kippur 1973: Penyebab dan Mengapa Israel Menyerang Mesir

Internasional
Biografi Walter Reed, Dokter Pelopor Penanganan Epidemi Tifus dan Demam Kuning

Biografi Walter Reed, Dokter Pelopor Penanganan Epidemi Tifus dan Demam Kuning

Internasional
Inspirasi Energi: PLTP Terbesar di Dunia Ada di AS, Mampu Terangi 900.000 Rumah

Inspirasi Energi: PLTP Terbesar di Dunia Ada di AS, Mampu Terangi 900.000 Rumah

Internasional
Raja Tut: Pemimpin Mesir Kuno yang Berusia Pendek dan Makam Kutukannya

Raja Tut: Pemimpin Mesir Kuno yang Berusia Pendek dan Makam Kutukannya

Internasional
10 Macam Tradisi Aneh Pernikahan di Seluruh Dunia, dari Ludahi Pengantin hingga Dilarang ke Kamar Mandi

10 Macam Tradisi Aneh Pernikahan di Seluruh Dunia, dari Ludahi Pengantin hingga Dilarang ke Kamar Mandi

Internasional
8 Kisah Menarik Soal Alexander Agung, Murid Aristoteles hingga Jasad yang Diawetkan di Tong Madu

8 Kisah Menarik Soal Alexander Agung, Murid Aristoteles hingga Jasad yang Diawetkan di Tong Madu

Internasional
Kenapa Orang-orang Zaman Dulu Tidak Pernah Senyum Saat Foto?

Kenapa Orang-orang Zaman Dulu Tidak Pernah Senyum Saat Foto?

Internasional
10 Negara yang Tidak Pernah Dijajah, dari Thailand hingga Afghanistan

10 Negara yang Tidak Pernah Dijajah, dari Thailand hingga Afghanistan

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.