Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Mengapa Korea Utara dan Korea Selatan Bermusuhan?

Kompas.com - 20/11/2021, 19:45 WIB
Tito Hilmawan Reditya

Penulis

Sumber History

Namun, pemilihan ini tidak berjalan lancar karena Uni Soviet memblokir sistem pemilu di bagian Utara Korea.

Hal ini semakin diperkuat dengan diangkatnya Kim Il Sung sebagai Kepala Republik Demokratik Rakyat Korea (DPRK) oleh Uni Soviet.

Sedangkan di bagian selatan, Syngman Rhee didukung oleh Amerika Serikat untuk menjadi Pemimpin Republik Korea (ROK).

Setahun kemudian, Uni Soviet dan Amerika Serikat sepakat menarik pasukannya dari Semenanjung Korea.

Pertempuran antara bagian Utara dan Selatan sering terjadi, khususnya di daerah batas pemisah.

Pada pertengahan 1950, DPRK beserta Uni Soviet menyerang ROK, untuk menjadikan kedua wilayah ini satu di bawah ideologi komunisme.

PBB yang mengetahui hal ini tidak tinggal diam, AS beserta pasukan 15 negara lainnya datang ke Korea Selatan sebagai bala bantuan.

Baca juga: Artileri Korea Utara Gelar Lomba Menembak Tanpa Disaksikan Kim Jong Un

Pertempuran berakhir dengan gencatan senjata yang akhirnya memunculkan Zona Demiliterisasi.

Tidak hanya itu, sepanjang paralel 38 dijaga ketat oleh pasukan militer kedua negara.

Masih dilansir History, kini Korea Selatan dan Utara telah menjadi negara yang berdiri sendiri.

Korea Selatan yang dikenal dengan budaya Kpop dan pertumbuhan ekonomi yang pesat.

Sedangkan Korea Utara yang dikenal sebagai negara terisolasi dengan tingkat pertumbuhan ekonomi yang rendah.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya


Terkini Lainnya

Siapa Saja yang Berkuasa di Wilayah Palestina Sekarang?

Siapa Saja yang Berkuasa di Wilayah Palestina Sekarang?

Internasional
Ditipu Agen Penyalur Tenaga Kerja, Sejumlah Warga India Jadi Terlibat Perang Rusia-Ukraina

Ditipu Agen Penyalur Tenaga Kerja, Sejumlah Warga India Jadi Terlibat Perang Rusia-Ukraina

Internasional
Genosida Armenia, Apa Itu?

Genosida Armenia, Apa Itu?

Internasional
Mengapa Persia Berubah Nama Menjadi Iran

Mengapa Persia Berubah Nama Menjadi Iran

Internasional
Sejarah Panjang Hubungan Korea Utara dan Iran

Sejarah Panjang Hubungan Korea Utara dan Iran

Internasional
Mengapa Ukraina Ingin Bergabung dengan Uni Eropa?

Mengapa Ukraina Ingin Bergabung dengan Uni Eropa?

Internasional
Siapa Kelompok-kelompok Pro-Israel di AS?

Siapa Kelompok-kelompok Pro-Israel di AS?

Internasional
Mengenal Kelompok-kelompok Pro-Palestina di AS

Mengenal Kelompok-kelompok Pro-Palestina di AS

Internasional
Secara Ekonomi, Cukup Kuatkah Iran Menghadapi Perang dengan Israel?

Secara Ekonomi, Cukup Kuatkah Iran Menghadapi Perang dengan Israel?

Internasional
Mengapa Israel Menyerang Kota Isfahan di Iran?

Mengapa Israel Menyerang Kota Isfahan di Iran?

Internasional
Apa Status Palestina di PBB?

Apa Status Palestina di PBB?

Internasional
Alasan Mogok Kerja Para Dokter di Kenya

Alasan Mogok Kerja Para Dokter di Kenya

Internasional
Posisi Yordania Terjepit Setelah Ikut Tembak Jatuh Rudal Iran

Posisi Yordania Terjepit Setelah Ikut Tembak Jatuh Rudal Iran

Internasional
Asia Tenggara Jadi Tujuan Utama Perdagangan Sampah Impor Ilegal

Asia Tenggara Jadi Tujuan Utama Perdagangan Sampah Impor Ilegal

Internasional
Junta Myanmar Dituding Pakai Warga Rohingya sebagai “Perisai Manusia”

Junta Myanmar Dituding Pakai Warga Rohingya sebagai “Perisai Manusia”

Internasional
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Bagikan artikel ini melalui
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com