Kompas.com - 16/11/2021, 21:00 WIB

KOMPAS.com - Lipstik atau pewarna bibir sebenarnya telah ada sejak zaman prasejarah.

Dalam sejarahnya, bibir yang sudah amat cantik, dipakaikan lipstik agar kecantikannya terpancar sempurna.

Kilau dan warna lipstik seolah menambah aura siapa saja yang memakainya.

Lalu, bagaimana kisah awal penemuan lipstik?

Baca juga: Lipstik dan Perona Pipi untuk Fresh Look yang Menyehatkan

Sejarah Lipstik

Dilansir Britannica, bangsa pertama yang memakai lipstik atau pewarna bibir adalah bangsa Sumeria.

Mereka hidup pada peradaban kuno di Mesopotamia selatan.

Saat itu, pewarna bibir terbuat dari buah-buahan, henna, karat tanah liat, dan serangga.

Wanita Mesopotamia menumbuk perhiasan untuk menambah warna dan kilau di bibir mereka.

Baca juga: Sejarah Lipstik, dari Simbol Kecantikan hingga Moralitas

Evolusi terbesar pembuatan lipstik terjadi di Mesir Kuno.

Seluruh penduduk memakai kosmetik tidak hanya untuk estetika tetapi juga untuk melindungi diri dari sengatan matahari dan angin gurun.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber Britannica
Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.