Tragedi Konyol Pemimpin Klan Samurai Jepang Tewas Hanya karena Kentut

Kompas.com - 15/06/2021, 20:44 WIB
Ilustrasi samurai. [Via Wikimedia Commons] Via Wikimedia CommonsIlustrasi samurai. [Via Wikimedia Commons]

KOMPAS.com - Prefektur Chiba, Jepang pernah diperintah oleh seorang samurai yang kematiannya berhubungan erat dengan perut kembung. Atau lebih tepatnya, samurai jagoan ini tewas hanya karena masalah kentut.

Begini ceritanya.

Waktu itu, Jepang masih berada di periode samurai yang penuh kekerasan. Pada periode Sengoku misalnya, hidup para samurai selalu risiko. Mereka tiba-tiba saja bisa tewas. Entah karena perselisihan tanah, kekuasaan, atau kehormatan.

Baca juga: 10 Fakta Sejarah Samurai Jepang yang Melegenda

Tapi dalam kasus seorang samurai penguasa bernama Chiba Kunitane, penguasa ke-29 dari klan Chiba yang menguasai bagian timur Jepang yang dulunya disebut Shimosa, kentut jadi penyebab utama kematiannya.

Jadi pada 1585, seperti kebiasaannya, Kunitane memanggil pengikutnya ke Kastil Sakura, benteng utama klan Chiba untuk perayaan tahun baru.

Selama perayaan, pelayan Kunitane, Kuwata Mangoro, kentut di depan tuannya. Tak hanya sekali, tapi dua kali.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca juga: Sejarah Samurai: Jalan Pedang yang Akhirnya Teredam

Ketika Mangoro melanggar kesopanan sekali lagi itulah, Kunitane mulai menghukumnya karena dianggap tak punya sopan santun.

Tapi Mangoro malah membalas tuannya dengan ketus.

"Kentut tidak pernah peduli kapan dan di mana mereka keluar. Jadi mengapa kau harus berteriak padaku di depan bawahanmu?"

Baca juga: Sejarah 3 Samurai yang Dikenal sebagai Pemersatu Jepang

Kunitane pun marah. Dia lantas menendang Mangoro ke tanah dan meraih gagang pedangnya. Saat itu, eksekusi pedang pada pelayan kurang ajar ini bisa saja dilakukan. Tapi sebelum darah mengotori lantai, Kunitane lebih dulu dilerai oleh anak buahnya.

Halaman:


Video Pilihan

Sumber
26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

5 Senjata Paling Mematikan dalam Perang Dunia II

5 Senjata Paling Mematikan dalam Perang Dunia II

Internasional
3 Tokoh Utama Kapitalisme

3 Tokoh Utama Kapitalisme

Internasional
Dampak Buruk Kapitalisme: Tingginya Kesenjangan Sosial dan Individualisme

Dampak Buruk Kapitalisme: Tingginya Kesenjangan Sosial dan Individualisme

Internasional
Dampak Positif Kapitalisme: Kebebasan untuk Mencapai Kemajuan

Dampak Positif Kapitalisme: Kebebasan untuk Mencapai Kemajuan

Internasional
Perkembangan Kapitalisme: Dari Revolusi Industri Hingga Masa Kini

Perkembangan Kapitalisme: Dari Revolusi Industri Hingga Masa Kini

Internasional
Sejarah Kapitalisme: Awal Mula dan Faktor Pendorong

Sejarah Kapitalisme: Awal Mula dan Faktor Pendorong

Internasional
Ciri Sistem Kapitalisme: Tekankan Kebebasan dan Individualitas

Ciri Sistem Kapitalisme: Tekankan Kebebasan dan Individualitas

Internasional
Pengertian Kapitalisme, Ideologi Ekonomi Berbasis Pasar Bebas

Pengertian Kapitalisme, Ideologi Ekonomi Berbasis Pasar Bebas

Internasional
Kisah Skandal Doping Dramatik Samir Nasri

Kisah Skandal Doping Dramatik Samir Nasri

Internasional
Dampak Berbahaya Doping dalam Olahraga

Dampak Berbahaya Doping dalam Olahraga

Internasional
5 Atlet Dunia yang Terkena Kasus Doping

5 Atlet Dunia yang Terkena Kasus Doping

Internasional
5 Jenis Doping yang Sering Dipakai Atlet

5 Jenis Doping yang Sering Dipakai Atlet

Internasional
Alasan Penggunaan Doping dan Dilema Moral

Alasan Penggunaan Doping dan Dilema Moral

Internasional
Sejarah WADA, Badan Antidoping Dunia

Sejarah WADA, Badan Antidoping Dunia

Internasional
Doping: Pengertian dan Alasan Pelarangan dalam Olahraga

Doping: Pengertian dan Alasan Pelarangan dalam Olahraga

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.