Kompas.com - 08/04/2021, 17:21 WIB
Ilustrasi ShutterstockIlustrasi

KOMPAS.com - Sekitar 35 persen populasi di dunia kendaraan berjalan di sisi kiri dan sebagian besar negara yang melakukan itu adalah bekas jajahan Inggris, seperti yang dikutip dari World Standards.

Salah satu negara yang menggunakan aturan mengemudi sisi kiri jalan adalah Indonesia, padahal Indonesia 350 tahun dijajah Belanda, yang saat ini menggunakan aturan mengemudi sisi kanan jalan.

Kenapa bisa begitu? Penjelasannya jauh menilik ke era sejarah kolonial.

Baca juga: Ini Kendaraan Militer Pertama Buatan Malaysia, Namanya Tarantula

Di masa sejarah feodal yang kejam, hampir semua orang melakukan perjalanan di sisi kiri karena pada dasarnya itu adalah pilihan posisi paling aman untuk bersiaga terhadap serangan musuh.

Alasannya karena kebanyakan orang tidak kidal. Kesatria zaman dahulu suka menggunakan tangan kiri untuk mengendalikan tali kudanya, agar tangan kanan tetap bisa memegang pedang saat berhadapan dengan musuh.

Selain itu, lebih aman naik dan turun di sisi bahu jalan, dari pada di tengah jalan, jadi jika naik ke kiri, maka kudanya harus ditunggangi di sisi kiri jalan.

Baca juga: Demonstran Mengamuk, Serang Kendaraan yang Ditumpangi Presiden Argentina

Mulai pada 1700-an, aturan mengendarai kendaraan kuda dan gerobak mulai berbeda-beda, sesuai negara kebiasaan yang dibawa oleh penjajahnya.

Di Indonesia menggunakan aturan lalu lintas kiri, karena pada 1596 Belanda tiba di Indonesia membawa kebiasaan mengemudi di sebelah kiri jalan. Kemudian, diadopsi Indonesia hingga sekarang.

Namun di negara asalnya Belanda mengalami perubahan setelah Kaisar Perancis Napoleon Bonaparte menaklukan Belanda. Belanda mulai mengemudi di sebelah kanan.

Revolusi Perancis 1789 memberikan dorongan besar kepada Eropa untuk menerapkan aturan perjalanan di sisi kanan.

Baca juga: Demo Myanmar Memanas, Militer Tembaki Massa, Kerahkan Kendaraan Lapis Baja

Halaman:


Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Inspirasi Energi: Mengenal Nord Stream, Proyek Raksasa yang Mengirim Gas ke Eropa

Inspirasi Energi: Mengenal Nord Stream, Proyek Raksasa yang Mengirim Gas ke Eropa

Internasional
Kiprah Laksamana Cheng Ho, Pimpin Armada Agung hingga Bawa Agenda Tersembunyi

Kiprah Laksamana Cheng Ho, Pimpin Armada Agung hingga Bawa Agenda Tersembunyi

Internasional
8 Tokoh Dunia Punya Cara Unik untuk Bekerja, Apa Sajakah Itu?

8 Tokoh Dunia Punya Cara Unik untuk Bekerja, Apa Sajakah Itu?

Internasional
Narsisis, Apa Buruknya?

Narsisis, Apa Buruknya?

Internasional
Kisah Diskriminasi Rasial yang Dilupakan dari Tragedi Titanic, 6 Orang China Selamat Diusir

Kisah Diskriminasi Rasial yang Dilupakan dari Tragedi Titanic, 6 Orang China Selamat Diusir

Internasional
[KISAH INSPIRASI ISLAM] Meneladani Sifat Umar bin Khattab

[KISAH INSPIRASI ISLAM] Meneladani Sifat Umar bin Khattab

Internasional
Geng 4 Wanita Penghibur Ratu Elizabeth II Setelah Pangeran Philip Meninggal

Geng 4 Wanita Penghibur Ratu Elizabeth II Setelah Pangeran Philip Meninggal

Internasional
[Biografi Tokoh Dunia] Penjahat Seksual dan Pembunuh Berantai, Jeffrey Dahmer

[Biografi Tokoh Dunia] Penjahat Seksual dan Pembunuh Berantai, Jeffrey Dahmer

Internasional
6 Makhluk Mitologi Populer dari Zaman Kuno

6 Makhluk Mitologi Populer dari Zaman Kuno

Internasional
[Biografi Tokoh Dunia] Mohammed Reza Shah Pahlavi, Raja Terakhir Iran yang Runtuh karena Pemberontakan

[Biografi Tokoh Dunia] Mohammed Reza Shah Pahlavi, Raja Terakhir Iran yang Runtuh karena Pemberontakan

Internasional
Sejarah Hubungan Iran-Israel: dari Bersekutu hingga Jadi Lawan Mematikan

Sejarah Hubungan Iran-Israel: dari Bersekutu hingga Jadi Lawan Mematikan

Internasional
[Biografi Tokoh Dunia] Jack the Ripper, Sosok Pembunuh Misterius Abad ke-19

[Biografi Tokoh Dunia] Jack the Ripper, Sosok Pembunuh Misterius Abad ke-19

Internasional
6 Tokoh Sejarah di Balik Kisah Pembunuhan Sadis

6 Tokoh Sejarah di Balik Kisah Pembunuhan Sadis

Internasional
[Biografi Tokoh Dunia] Bapak Bahasa Italia, Dante Alighieri, yang Berpuisi Tentang Neraka, Api Penyucian, dan Surga

[Biografi Tokoh Dunia] Bapak Bahasa Italia, Dante Alighieri, yang Berpuisi Tentang Neraka, Api Penyucian, dan Surga

Internasional
Perempuan Berdaya: 5 Petarung Wanita dari Zaman Kuno yang Mengukir Sejarah

Perempuan Berdaya: 5 Petarung Wanita dari Zaman Kuno yang Mengukir Sejarah

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X