Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Tentukan Pilihanmu
0 hari menuju
Pemilu 2024
Kompas.com - 11/03/2021, 21:20 WIB

SANTIAGO, KOMPAS.com - Kudeta pemerintahan Indonesia yang dikenal dengan nama Supersemar (Surat Perintah Sebelas Maret), ternyata diduplikasi di Chile dengan nama Operasi Jakarta.

Sama seperti di Jakarta, kudeta Chile yang terjadi pada 1973 itu juga bertujuan menggulingkan presiden kiri (nasionalis dan sosialis).

Jika di Indonesia sasarannya adalah Soekarno, di Chile targetnya adalah Presiden Salvador Allende.

Perbedaannya ada di akhir cerita. Soekarno menjadi tahanan rumah sampai meninggal, sedangkan Allende dirumorkan bunuh diri dengan pistol AK-47 pemberian sahabatnya, Fidel Castro.

Baca juga: Kontroversi Supersemar, Kemarahan Soekarno hingga Manuver Soeharto

Melansir artikel Historia pada 21 September 2019, Operasi Jakarta berawal dari kekecewaan Gedung Putih kepada CIA yang gagal menghentikan kenaikan Allende sebagai presiden.

Padahal, CIA sudah menempuh berbagai jalan ilegal seperti menyebar propaganda lewat wartawan-wartawan berpengaruh, poster, serta berita bohong yang menghasut ketakutan masyarakat, bahwa kemenangan Allende akan menghancurkan demokrasi Chile.

Allende lalu menang pemilu Chile pada 4 September 1970, yang berujung kegeraman Presiden Amerika Serikat (AS) kala itu, Richard Nixon.

Foto tak bertanggal menunjukkan Jenderal Augusto Pinochet (kiri) saat berkuasa sebagai Presiden Chile, melambaikan tangannya dalam pawai mobil di ibu kota Santiago bersama Menteri Pertahanan Wakil Laksamana Patricio Carvajal (kanan). Pinochet mengambil alih kekuasaan pada 11 September 1973 setelah kudeta militer yang menewaskan Presiden Salvador Allende.AFP Foto tak bertanggal menunjukkan Jenderal Augusto Pinochet (kiri) saat berkuasa sebagai Presiden Chile, melambaikan tangannya dalam pawai mobil di ibu kota Santiago bersama Menteri Pertahanan Wakil Laksamana Patricio Carvajal (kanan). Pinochet mengambil alih kekuasaan pada 11 September 1973 setelah kudeta militer yang menewaskan Presiden Salvador Allende.
Historia melanjutkan, upaya penggulingan Allende pun terus berjalan. Nixon mengucurkan dana 10 juta dollar AS untuk memfasilitasi CIA membuat kekacauan politik dan ekonomi di Chile.

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Namun, CIA tidak melancarkan aksinya secara seketika. Mereka membangun relasi dulu dengan orang-orang militer dan para penyabot politik yang ingin mengubah arah militer Chile keluar dari dasar konstitusi.

Akhirnya, waktu yang dinanti CIA tiba tiga tahun kemudian. Tanggal 11 September 1973 Operasi Jakarta berlangsung cepat dan mengerikan.

Baca juga: Naskah Asli Supersemar yang Masih Menjadi Misteri

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+


Rekomendasi untuk anda
27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.

Bagikan artikel ini melalui
Oke