Kompas.com - 19/07/2012, 22:09 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

DOLO, KOMPAS.com Warga Somalia tetap terancam bahaya kelaparan yang mematikan.

Banyak warga terpaksa berjalan jauh meninggalkan rumah tempat tinggal mereka menuju kamp-kamp pengungsi, untuk mencari makanan dan menghindari konflik bersenjata. Perjalanan panjang berdebu membuat banyak dari mereka rentan meninggal dunia.

Laporan PBB sebagaimana dikutip kantor berita AP, Kamis (19/7/2012) ini, menyebutkan, dua faktor mematikan menjadi penyebab banyak warga dan keluarga-keluarga Somalia yang bermukim di kawasan Somalia tengah-selatan meninggalkan tempat tinggal mereka.

"Dua faktor itu, yakni curah hujan yang minim, dan terlalu banyaknya senjata di sana," ujar pihak PBB.

Penegasan PBB ini berkenaan dengan peringatan satu tahun kelaparan terburuk di Somalia. Kondisi kelaparan terburuk itu menelan sedikitnya 100.000 orang tewas di negara yang terletak di kawasan tanduk Afrika itu.

Banyak warga Somalia sudah kembali ke rumah tinggal mereka awal tahun 2012 ini karena krisis yang semakin mereda. Mereka juga mencoba menanam bahan pangan. Namun, musim kering yang ekstrem, dengan curah hujan yang minim, memaksa mereka kembali lagi menempuh perjalanan panjang ke kamp pengungsi.

Diperkirakan ada 12 juta warga Somalia membutuhkan bantuan saat terjadi kelaparan tahun lalu. PBB tahun ini memperkirakan, 2,5 juta warga Somalia mengalami krisis dan membutuhkan bantuan untuk bisa bertahan hidup.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

 



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.