Netizen Thailand Gempar, Wanita Siksa Putrinya karena Telepon Tak Dijawab Suami

Kompas.com - 05/03/2021, 15:56 WIB
Ilustrasi penyiksaan penyekapan penculikan ShutterstockIlustrasi penyiksaan penyekapan penculikan

BANGKOK, KOMPAS.com – Seorang ibu di Thailand dengan sengaja menyiksa anaknya yang berusia tiga tahun karena merasa kesal suaminya tidak menjawab panggilan teleponnya.

Rekaman penyiksaan bocah berusia tiga tahun itu diunggah dan tersebar luas di media sosial kendati tidak ada yang tahu siapa yang pertama kali mengunggahnya.

Kekejaman tersebut membuat netizen di Thailand gempar, sebagaimana dilansir World of Buzz, Kamis (4/3/2021).

Menurut Sin Chew Daily, suami wanita itu pergi bekerja di ibu kota Thailand, Bangkok, dan tidak menjawab teleponnya.

Baca juga: Surat SOS Tahanan di Uighur China sampai di AS Bocorkan Praktik Kerja Paksa dan Penyiksaan yang Belum Berakhir

Wanita itu mendapat ide untuk menyiksa putrinya yang berusia tiga tahun supaya suaminya merasa bersalah karena mengabaikan panggilan telepon.

Ketika berhasil melakukan panggilan telepon video dengan suaminya, wanita itu mulai menyiksa putrinya dengan mencekik korban dan bahkan menginjak leher korban dengan kakinya.

Dalam video tersebut, balita itu terdengar meratap dan menangis kesakitan, bahkan pingsan karena penyiksaan tersebut.

Di akhir video, sang ibu bahkan memaksa anaknya itu untuk berlutut dengan sengaja membuat suaminya marah kepadanya.

Baca juga: China Blokir BBC karena Tayangkan Penyiksaan Uighur di Xinjiang

Keluarga si pria melihat video kekejaman tersebut yang menyebar luas di Facebook. Pihak keluarga pria tidak tahan dan langsung menelepon polisi.

Setelah itu, balita tersebut kemudian dibawa pergi oleh keluarga pria itu untuk diurus. Merasa bersalah, sang ibu mendatangi rumah keluarga suaminya untuk meminta maaf.

Namun, pihak keluarga sang suami berkeras bahwa dia tidak boleh diampuni dan tindakan hukum akan diambil terhadapnya.

Baca juga: Aktivis yang Baru Dibabaskan Arab Saudi, Klaim Alami Pelecehan Seksual dan Penyiksaan Selama Interogasi

Polisi lantas melakukan penyelidikan atas kasus tersebut dan menuduh ibu itu melakukan kekerasan yang melanggar Undang-Undang Perlindungan Anak.

Diyakini bahwa pasangan suami istri tersebut memiliki anak berusia satu tahun lagi yang saat ini tinggal bersama orang tua si wanita.

Mereka awalnya tinggal di Bangkok sebelum pindah ke Provinsi Roi Et, lapor China Press.

Baca juga: Perancis Berniat Selidiki Putra Mahkota Abu Dhabi atas Tuduhan Penyiksaan



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sejarah Hubungan Iran-Israel: dari Bersekutu hingga Jadi Lawan Mematikan

Sejarah Hubungan Iran-Israel: dari Bersekutu hingga Jadi Lawan Mematikan

Internasional
[Biografi Tokoh Dunia] Jack the Ripper, Sosok Pembunuh Misterius Abad ke-19

[Biografi Tokoh Dunia] Jack the Ripper, Sosok Pembunuh Misterius Abad ke-19

Internasional
6 Tokoh Sejarah di Balik Kisah Pembunuhan Sadis

6 Tokoh Sejarah di Balik Kisah Pembunuhan Sadis

Internasional
[Biografi Tokoh Dunia] Bapak Bahasa Italia, Dante Alighieri, yang Berpuisi Tentang Neraka, Api Penyucian, dan Surga

[Biografi Tokoh Dunia] Bapak Bahasa Italia, Dante Alighieri, yang Berpuisi Tentang Neraka, Api Penyucian, dan Surga

Internasional
Perempuan Berdaya: 5 Petarung Wanita dari Zaman Kuno yang Mengukir Sejarah

Perempuan Berdaya: 5 Petarung Wanita dari Zaman Kuno yang Mengukir Sejarah

Internasional
Nasib Para Mantan Juara Tinju Kenya, Hidup dalam Kemiskinan dan Depresi

Nasib Para Mantan Juara Tinju Kenya, Hidup dalam Kemiskinan dan Depresi

Internasional
Kisah Perang Salib: Sejarah Perebutan Yerusalem Selama 200 Tahun

Kisah Perang Salib: Sejarah Perebutan Yerusalem Selama 200 Tahun

Internasional
Lingkungan Miskin di Brasil Terancam Krisis Kelaparan di Tengah Pandemi Covid-19

Lingkungan Miskin di Brasil Terancam Krisis Kelaparan di Tengah Pandemi Covid-19

Internasional
Jelang Ramadhan, Muslim Bulgaria Gelar Tradisi Sunatan Massal

Jelang Ramadhan, Muslim Bulgaria Gelar Tradisi Sunatan Massal

Internasional
5 Fakta Menarik Penerbangan Manusia Pertama di Luar Angkasa oleh Yuri Gagarin

5 Fakta Menarik Penerbangan Manusia Pertama di Luar Angkasa oleh Yuri Gagarin

Internasional
Inspirasi Energi: 5 Mobil Listrik Tercepat di Dunia pada 2021

Inspirasi Energi: 5 Mobil Listrik Tercepat di Dunia pada 2021

Internasional
Kasus Operasi Plastik Korea Selatan, Muncul 'Dokter Hantu' yang Memakan Korban

Kasus Operasi Plastik Korea Selatan, Muncul "Dokter Hantu" yang Memakan Korban

Internasional
Intip Kisah Cinta Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II yang Bersemi dari Remaja

Intip Kisah Cinta Pangeran Philip dan Ratu Elizabeth II yang Bersemi dari Remaja

Internasional
[TRIVIA] Ramadhan 2021, Ini Negara-negara dengan Waktu Puasa Tercepat dan Terlama di Dunia

[TRIVIA] Ramadhan 2021, Ini Negara-negara dengan Waktu Puasa Tercepat dan Terlama di Dunia

Internasional
[Biografi Tokoh Dunia] Narciso Ramos, Sang Diplomat Pendiri ASEAN

[Biografi Tokoh Dunia] Narciso Ramos, Sang Diplomat Pendiri ASEAN

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X