Pemerintah Inggris Latih Pensiunan Tentara Jadi Guru

Kompas.com - 07/06/2013, 17:47 WIB
EditorErvan Hardoko

LONDON, KOMPAS.com - Mantan personel angkatan bersenjata Inggris yang tidak mengantongi ijazah sarjana akan dilatih menjadi guru dalam program baru pemerintah.

Menurut Departemen Pendidikan, mantan serdadu tanpa ijazah sarjana "merupakan satu-satunya orang yang bisa mengikuti pelatihan untuk menjadi guru dan kemudian memenuhi syarat dalam waktu dua tahun".

Seperti dilaporkan oleh wartawan BBC masalah pendidikan Judith Burns, skema The Troops to Teachers akan membantu mantan personel militer "sangat terampil" untuk menjadi guru dalam waktu dua tahun.

Seorang pejabat Departemen Pendidikan David Laws mengatakan mantan anggota angkatan bersenjata ini akan menjadi guru yang hebat.

"Kita ingin menangkap etos dan bakat mereka yang meninggalkan angkatan bersenjata dan membawa pengalaman tersebut ke pendidikan," kata Laws.

"Kita tahu bahwa tentara laki-laki dan perempuan yang sangat terampil dapat menginspirasi generasi muda dan membantu meningkatkan pencapaian pendidikan," tambah David Laws.

Program tersebut akan digulirkan Januari 2014 dan mereka yang memenuhi syarat akan menerima gaki selama pelatihan.

Mereka akan mengikuti latihan selama empat hari per pekan langsung praktik di kelas dan satu hari belajar di perguruan tinggi.

Setelah pelatihan selama dua tahun, lapor wartawan BBC, mereka akan memenuhi syarat sebagai guru baru dan mendapat ijazah sebagai guru mata pelajaran di tingkat sekolah dasar atau sekolah menengah pertama.

Namun beberapa serikat guru meragukan bahwa pelatihan selama dua tahun tersebut cukup untuk menjadikan mantan serdadu sebagai guru.

 

Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

Internasional
Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

Internasional
Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

Internasional
Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

Internasional
Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

Internasional
Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

Internasional
Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

Internasional
Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

Internasional
Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

Internasional
Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

Internasional
Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

Internasional
Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

Internasional
Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

Internasional
Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Paus Fransiskus Muncul untuk Pertama Kalinya sejak Dikabarkan Sakit

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X