Kabel Listrik Kereta Metro Moskwa Terbakar, Ribuan Orang Dievakuasi

Kompas.com - 05/06/2013, 15:53 WIB
EditorEgidius Patnistik

MOSKWA, KOMPAS.COM — Ribuan penumpang dievakuasi dari kereta metro Moskwa, Rabu (5/6/2013), setelah kabel listrik tegangan tinggi terbakar. Insiden itu membuat stasiun penuh asap pada puncak jam sibuk, kata para pejabat penanganan bencana.

Kementerian penanganan bencana mengatakan, sekitar 4.500 orang dievakuasi setelah kebakaran terjadi di sebuah terowongan antara Stasiun Okhotny Ryad dan Biblioteka Imeni Lenina (Lenin Library) dekat dengan Kremlin pada sekitar 08.20 waktu setempat (atau 11.20 WIB).

Televisi Rusia memperlihatkan gambar-gambar asap yang memenuhi Stasiun Okhotny Ryad, salah satu stasiun tertua di sistem metro itu, yang memiliki jalar keluar dekat dengan Kremlin dan Teater Bolshoi.

Api berhasil dipadamkan hanya dalam waktu 40 menit. Sebanyak 45 orang mendapat perawatan medis dan tujuh dirawat di rumah sakit, kata seorang juru bicara Kementerian Penanganan Bencana, Viktor Biryukov, kepada kantor berita RIA Novosti.

Kementerian Kesehatan negara itu mengatakan bahwa mereka yang dirawat di rumah sakit menderita karena menghirup asap, sementara beberapa dari mereka yang meminta bantuan medis menderita "karena stres."

Kepala sistem metro Moskwa, Ivan Besedin, mengatakan kepada kantor berita Interfax bahwa api bermula di "persimpangan teknis rumit yang terkait dengan persambungan rel." Jalur metro yang terkena dampak sempat ditutup, tetapi berfungsi kembali pada sekitar pukul 13.30 waktu setempat.

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Berkendara Sambil Mandi, 2 Pria di Vietnam Didenda Rp 1 Juta

Internasional
Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Hubungan Mulai Mesra, Israel Izinkan Warganya Pergi ke Arab Saudi secara Resmi

Internasional
Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Sibuk Merawat Pasien Virus Corona, Tim Medis Pakai Popok Dewasa

Internasional
Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Ibu Ini Dituduh Bunuh Bayinya yang Baru Lahir dengan Dimasukkan ke Mesin Cuci

Internasional
Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Wabah Virus Corona, Jerman Minta Warganya Tak Pergi ke China

Internasional
MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

MIliter Iran Disebut Berusaha Tutupi Fakta Pesawat Ukraina yang Ditembak Jatuh

Internasional
Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Lagi, Tiga Roket Hantam Kedubes AS di Irak

Internasional
Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Pertama Kali dalam 6 Tahun, Bibi Kim Jong Un Muncul di Hadapan Publik

Internasional
Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Tekan Virus Corona, China Perpanjang Masa Liburan Tahun Baru Imlek

Internasional
Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Korban Meninggal akibat Virus Corona di China Capai 80 Orang, 2.300 Orang Terinfeksi

Internasional
[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

[POPULER INTERNASIONAL] 34 Tentara AS Cedera Otak karena Serangan Iran | Virus Corona Renggut 56 Orang

Internasional
Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Wabah Virus Corona, 6 Negara Berencana Evakuasi Warga dari China

Internasional
Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Cegah Virus Corona, Pemerintah Beijing Minta Warga Tak Bersalaman

Internasional
Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang, AS dan Jepang Berencana Evakuasi Warganya dari Wuhan

Internasional
[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

[UPDATE] Virus Corona Renggut Nyawa 56 Orang di China, Hampir 2.000 Orang Terinfeksi

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X