Media: AS Akan Kirim Senjata untuk Pemberontak Suriah

Kompas.com - 01/05/2013, 16:42 WIB
EditorErvan Hardoko

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Harian The Washington Post, Rabu (1/5/2013), menerbitkan sebuah artikel yang mengungkap rencana Presiden AS Barack Obama mengirim senjata mematikan untuk para pemberontak Suriah.

Mengutip sejumlah sumber di pemerintah AS, harian itu mengabarkan, presiden juga tengah memperkuat hubungan dengan para sekutu untuk menjadi jalan menyingkirkan Presiden Bashar al-Assad.

Presiden Obama, lanjut The Post, akan mematangkan persiapan pengiriman senjata itu dan keputusan final akan diambil dalam beberapa pekan ke depan.

Sebelumnya, Presiden Obama sudah melakukan pembicaraan dengan Presiden Rusia Vladimir Putin, seputar penggunaan senjata kimia di Suriah.


Sejumlah laporan yang muncul pada Rabu menyebut pemerintah AS tengah berupaya meyakinkan Presiden Putin bahwa muncul dugaan pemerintah Suriah menggunakan senjata kimia.

Pemerintah AS juga mengatakan kemungkinan penggunaan senjata kimia ini bisa membuat Obama mempertimbangkan kembali penolakannya atas penggunaan opsi militer di Suriah.

Dalam konferensi pers yang digelar pada Selasa (30/4/2013) di Gedung Putih, Obama memperingatkan, agar tidak terburu-buru menghakimi bahwa Suriah menggunakan senjata kimia.

Namun, dia mengatakan jika bukti-bukti kuat menunjukkan Suriah benar-benar menggunakan senjata kimia maka itu akan memicu pertimbangan untuk menggunakan kekuatan militer.

"Saya harus memastikan bahwa saya benar-benar telah mendapatkan fakta. Itu yang diinginkan rakyat Amerika." kata Obama.

"Jika saya merasa yakin bahwa rezim Assad menggunakan senjata kimia, maka permainan telah berubah. Artinya, saya harus memikirkan kembali sejumlah opsi yang tersedia saat ini," tambah Obama.

 

Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Pesta Selama Seminggu dan Biarkan Anaknya Mati Kelaparan, Ibu Ini Dipenjara

Internasional
[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

[KABAR DUNIA SEPEKAN] Gadis di China Makan Nasi dan Sambal Selama 5 Tahun | Gunung Taal Meletus

Internasional
Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Trump kepada Pemimpin Tertinggi Iran: Dia Harus Hati-hati dengan Ucapannya

Internasional
Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Iran Siap Bernegosiasi dengan Siapa Pun Kecuali AS

Internasional
Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Dituduh Selingkuh, Penis Pria di Ukraina Dipasang Penjepit Logam oleh Istri

Internasional
Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Trump Pilih Orang yang Makzulkan Bill Clinton sebagai Tim Pengacaranya

Internasional
Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Pemimpin Tertinggi Iran Pimpin Shalat Jumat untuk Pertama Kalinya dalam 8 Tahun

Internasional
Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Bunuh Suami dengan Obat Tetes Mata, Wanita Ini Dipenjara 25 Tahun

Internasional
Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Arab Saudi Bayar Rp 6,8 Triliun untuk Biaya Tempatkan Pasukan AS

Internasional
Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Seorang Pria Hilang, Diduga Tewas Dimakan Babi Peliharaannya

Internasional
Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Seorang Wanita Ditangkap Setelah Bugil di Bandara AS

Internasional
Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Tahan Bantuan untuk Ukraina, Pemerintah AS Langgar Aturan

Internasional
'Ulama' ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

"Ulama" ISIS Berbobot 136 Kg Ditangkap Polisi Irak

Internasional
AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

AS Sebut 11 Orang Tentara Terluka dalam Serangan Iran di 2 Markasnya

Internasional
Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Bocah 9 Tahun Diperkosa dan Dijadikan Budak Seks oleh ISIS

Internasional
komentar di artikel lainnya
Close Ads X