Senat AS Setujui Kesepakatan "Jurang Fiskal" - Kompas.com

Senat AS Setujui Kesepakatan "Jurang Fiskal"

Kompas.com - 01/01/2013, 15:23 WIB

WASHINGTON DC, KOMPAS.com - Senat Amerika Serikat, Selasa (1/1/2012), akhirnya menyetujui kesepakatan yang diperoleh Gedung Putih dan Partai Republik untuk menghindari kenaikan pajak dan pemotongan anggaran negara dalam apa yang dikenal sebagai "jurang fiskal".

Kesepakatan ini disepakati Senat dengan perolehan suara 89-8. Namun, hasil ini masih akan dibawa ke DPR yang tidak bersidang karena masih dalam suasana libur tahun baru. Namun sejauh ini belum ada jadwal penmungutan suara di DPR.

Presiden AS Barack Obama menyambut baik persetujuan senat ini.

"Para pemimpin dari kedua partai politik di Senat duduk bersama untuk mencapai kesepakatan yang mendapat dukungan luas kedua pihak yang melindungi 98 persen warga AS dan 97 persen usaha kecil dari kenaikan pajak kelas menengah," kata Obama.

"Meski baik Demokrat maupun Republik tidak mendapatkan apa yang mereka inginkan, kesepakatan kini adalah hal terbaik yang bisa diberikan untuk negara ini. Dan DPR harus menyetujuinya tanpa penundaan," tambah Obama.

Kesepakatan soal penambahan pajak bagi para orang kaya Amerika Serikat, tercapai setelah diskusi panjang Wakil Presiden Joe Biden dengan pra anggota Senat dari Partai Republik.

Jika kesepakatan ini tidak tercapai maka kenaikan pajak yang cukup tinggi akan menimpa seluruh warga kelas pekerja Amerika Serikat.

Kompromi yang tercapai pada Senin (31/12/2012) malam waktu setempat itu, membuat rakyat AS yang berpenghasilan di bawah 400.000 dollar AS per tahun bebas dari kenaikan pajak penghasilan.

Awalnya Partai Demokrat mengusulkan warga negara yang bebas dari kenaikan pajak adalah yang berpenghasilan 250.000 dollar AS per tahun.

Selain menghindarkan warga kelas menengah dari kenaikan pajak yang cukup besar, kesepakatan ini juga membuat AS bisa menunda pemotongan anggaran setidaknya selama dua bulan. Kondisi ini memungkinkan Kongres dan Gedung Putih membuka kembali negosiasi.

 


EditorErvan Hardoko

Terkini Lainnya

Bapak dan Anak Asal Lahat Ditemukan Tewas di Sukabumi

Bapak dan Anak Asal Lahat Ditemukan Tewas di Sukabumi

Regional
MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

MRT Lebak Bulus-Bundaran HI Dirancang Tiba di Stasiun Tiap 5 Menit

Megapolitan
Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

Perampok Sopir Taksi Online di Palembang Sempat Bidik 5 Korban Lain Sebelum Sofyan

Regional
Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Fakta Perburuan Pelaku Pembunuhan Sofyan, Takut Ditembak Polisi hingga Satu Masih Buron

Regional
Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk 'Video Game'

Pakai Uang Ibunya, Gadis di China Habis Rp 220 Juta untuk "Video Game"

Internasional
Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Bea Cukai Sita 4 Juta Batang Rokok di Jepara Senilai Rp 2,9 Miliar

Regional
Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku 'Paradoks Indonesia' Versi Braile

Kubu Prabowo-Sandiaga Luncurkan Buku "Paradoks Indonesia" Versi Braile

Nasional
'Ngamuk' dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

"Ngamuk" dan Coba Rebut Kemudi Bus, Perempuan Ini Ditangkap

Internasional
Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Minta Program Kirim Buku Gratis Dilanjutkan, Pemerintah Belum Beri Kepastian Anggaran

Nasional
Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Fokus kepada Rusia dan China, AS Kurangi Pasukan di Afrika

Internasional
Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Tempuh Jalur Hukum, PPP Kubu Romy Akan Laporkan PPP Versi Muktamar Jakarta

Nasional
Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Suami Istri yang Tewas Dibunuh di Bekasi Dikenal Jago Berbisnis

Megapolitan
PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

PPP Kubu Romy Masih Buka Opsi Berdamai, Asal...

Nasional
Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Mogok Kerja, Staf Kamar Mayat Minta Warga Tunda Kematian

Internasional
Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus 'Vlog Idiot'

Akun Instagram Ahmad Dhani Disita Polisi untuk Barang Bukti Kasus "Vlog Idiot"

Regional

Close Ads X