Kompas.com - 27/12/2012, 10:33 WIB
EditorErvan Hardoko

MANILA, KOMPAS.com - Belum pulih dari terjangan topan Bopha yang menewaskan ratusan orang belum lama ini, Filipina kembali diterjang angin topan.

Kali ini topan Wukong yang menghantam Filipina Tengah, Kamis (27/12/2012), mengakibatkan lima orang tewas dan tiga orang lainnya hilang.

Tiga orang tewas setelah sebuah pohon menimpa kediaman mereka di PUlau Samar. Sementara korban tewas dan hilang lainnya karena hanyut terbawa arus sungai yang meluap. Demikian petugas Pertahanan Sipil Regional Maria Nogra.

Jumlah korban yang relatif sedikit ini, lanjut Maria, disebabkan warga sudah mulai melakukan tindakan antisipasi seperti mengungsi lebih awal karena belajar dari musibah topab Bopha.

"Warga sudah bersiap menghadapi bencana. Mereka bahkan sudah mengungsi sebelum topan menghantam. Mereka sudah melihat akibat Bopha," ujar Maria.

Topan Wukong menerjang Filipina Tengah tepat pada hari Natal lalu, membawa embusan angin kencang dan hutan deras. Namun, kini kekuatan angin sudah berkurang bersaamaan dengan bergeraknya Wukong ke arah lain. Diperkirakan Kamis (27/12), Wukong akan menghantam ujung barat Pulau Palawan.

Meski Wukong bukan topan yang terlalu kuat, namun sekitar 6.000 orang masih bertahan di lokasi-lokasi pengungsian. Sejumlah jembatan dan jalan raya hingga kini juga masih sulit dilalui.

Filipina dihantam rata-rata 20 angin topan setiap tahun yang terjadi biasanya di musim hujan antara Juni hingga Oktober.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.