Kompas.com - 18/11/2012, 18:17 WIB
EditorKistyarini

BANGKOK, KOMPAS.com - Sejumlah orang yang diduga dari kelompok militan meletakkan sebuah bom di bawah rangkaian kereta api di wilayah selatan Thailand, Minggu (18/11/2012). Serangan ini menyebabkan satu orang tewas dan 15 orang lainnya terluka, kata polisi.

Bahan peledak itu ditanam di bawah rel kereta api di distrik Rueso di Narathiwat, satu dari delapan wilayah di Thailand selatan yang dilanda konflik berdarah selama delapan tahun terakhir.

Korban tewas adalah seorang relawan pertahanan, sementara korban luka terdiri atas penumpang dan petugas kereta api. Sejauh ini tidak ada korban dari warga negara asing pada kereta api yang rusak parah akibat ledakan itu.

Gerakan yang meminta otonomi lebih luas telah menggoyang wilayah Thailand yang berbatasan dengan Malaysia itu sejak tahun 2004. Sudah lebih dari 5.300 nyawa melayang dalam konflik yang melibatkan warga Muslim dan Buddha itu.

Kaum militan memberontak terhadap kebijakan yang diaggap diskriminatif terhadap warga keturunan Melayu yang beragama Islam oleh pemerintah serta pelanggaran hak-hak asasi oleh militer Thailand.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.