Australia Usir Diplomat Suriah

Kompas.com - 29/05/2012, 16:05 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

CANBERRA, KOMPAS.com — Menteri Luar Negeri Australia Bob Carr mengumumkan bahwa Australia telah mengusir dua diplomat Suriah dari negeri itu.

Keputusan ini diambil menyusul tewasnya lebih dari 100 warga Suriah—belasan di antaranya anak-anak—di Houla. "Ini adalah cara yang paling efektif mengirimkan pesan kecaman terhadap Pemerintah Suriah," kata Carr dalam jumpa pers, Selasa (29/5/2012) sore, seperti dilaporkan ABC.

Dia mengatakan, dua diplomat, termasuk kuasa usaha Suriah, Jawdat Ali, harus meninggalkan Australia dalam masa 24 jam. Menlu Carr juga menyerukan penghentian kegiatan militer di kawasan berpenduduk di Suriah dan perundingan di antara kelompok-kelompok yang menentang rezim Bashar al-Assad.

Australia memperkirakan negara lain di seluruh dunia juga akan mengikuti jejak Australia dengan mengusir para diplomat Suriah. Kemarin, Inggris telah memanggil Duta Besar Suriah di London guna memprotes tindak kekerasan di Houla, yang digambarkan sebagai kejahatan biadab.

Australia, Uni Eropa, dan Amerika Serikat sudah menerapkan sanksi terhadap Suriah. Australia membatasi perjalanan dan kegiatan keuangan terhadap 106 individu dan 28 entitas serta menerapkan embargo senjata.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X