Israel Langgar Kesepakatan Tahanan yang Ditengahi Mesir

Kompas.com - 23/05/2012, 05:05 WIB
EditorHertanto Soebijoto

RAMALLAH, KOMPAS.com — Pemerintah Otonomi Nasional Palestina (PNA), Selasa (22/5/2012), mengatakan, Israel telah melanggar kesepakatan tahanan yang ditengahi Mesir, yang menuntut transfer 18 warga Palestina, dari dipenjara kurungan tersendiri, ke sel biasa.

Menteri Palestina Urusan Tahanan Eissa Qaraqe mengatakan, Israel masih menahan satu orang di sel isolasi, sambil menunjuk ke "niat untuk menghindari pasal-pasal perjanjian."

Mesir menengahi kesepakatan 28 hari setelah para tahanan mulai mogok makan atas kondisi penahanan mereka. Orang-orang Palestina yang dipenjarakan mengakhiri mogok makan pada pekan lalu.

Qaraqe mengatakan, para tahanan yang masih ditahan secara terisolasi adalah seorang direktur pembangkit listrik Gaza, yang disebut Dirar Abu Sisi.

Dia diculik oleh Israel selama perjalanan ke Ukraina. Israel memindahkannya ke wilayah sendiri pada Februari 2010.

 

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X