Bom Natal Mengguncang Nigeria

Kompas.com - 26/12/2011, 05:05 WIB
Editor

Abuja, Minggu - Hari Natal bernuansa gembira berubah menjadi kelabu di Nigeria, Minggu (25/12) pagi, setelah bom meledak dan menewaskan lebih dari 25 orang di sebuah gereja Katolik di Abuja. Beberapa saat kemudian, bom meledak lagi di Jos, kota paling bergolak di negeri tersebut.

Bom meledak sekitar pukul 08.10 waktu setempat, tepatnya di Gereja Katolik St Theresa, setelah berlangsungnya Misa Natal. Ledakan bom berdaya ledak tinggi terjadi dalam jarak 100 meter dari sebuah gereja.

Juru bicara Badan Darurat Nasional, Yushau Shuaib, mengatakan, ledakan tersebut terjadi di daerah Madalla. Slaku Luggard dari Abuja Zonal Coordinator of National Emergency Management Agency mengatakan, sejauh ini sebanyak 25 jenazah telah dikumpulkan dalam operasi penyelamatan.

Sebanyak 6 jenazah tak bisa dikenali identitasnya dan 19 sudah berhasil diidentifikasi. Diperkirakan jumlah korban akan terus meningkat. Pencarian korban masih berlangsung dan menurut umat yang selamat, masih ada 200 orang hilang.

Bangunan di sekitar gereja hancur karena ledakan bom, termasuk kendaraan yang diparkir tidak jauh dari lokasi ledakan. Kepanikan warga terasa di mana-mana. Pasukan keamanan gereja saat upacara berlangsung sangat terbatas.

Tidak lama berselang juga terjadi ledakan bom di gereja kristen Mountain of Fire di kota Jos, kota terbesar kedua setelah Abuja, ibu kota negara. Belum ada laporan rinci tentang kejadian ini.

Boko Haram

Belum ada pihak yang mengaku bertanggung jawab terkait aksi pengeboman pada Natal ini. Namun, komunitas garis keras aliran Boko Haram selama ini diduga berada di balik peristiwa-peristiwa terkait dengan puluhan pengeboman dan penembakan di wilayah Nigeria utara.

Pada Natal 2010, kelompok ini mengaku terlibat dalam pengeboman malam Natal yang menewaskan 32 orang. Boko Haram yang juga adalah sayap Al Qaeda itu bertanggung jawab atas dua pengeboman di Abuja pada tahun ini, termasuk pengeboman bunuh diri pertama Nigeria di markas PBB pada bulan Agustus yang menewaskan 23 orang.

Hari-hari terakhir ini saja, tiga kota di wilayah timur laut Nigeria juga diguncang berbagai aksi kekerasan yang dilakukan oleh kelompok Boko Haram.

Halaman:


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.