Kamboja Jual Beras Simpanan

Kompas.com - 15/10/2011, 18:30 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Kamboja mulai hari ini menjual beras simpanannya untuk mencegah menanjaknya harga beras di dalam negeri lantaran bencana banjir. Pimpinan Bank Pembangunan Kawasan Kamboja Sun Kunthor mengatakan, penjualan beras itu merupakan perintah langsung dari Perdana Menteri Hun Sen. Sementara, sebagaimana warta Xinhua pada Sabtu (15/10/2011), Perdana Menteri juga sudah bekerja sama dengan pihak Wali Kota Phnom Penh.

Kamboja memang tengah dilanda bencana banjir. Gara-gara hal itu, harga beras naik dari posisi 630 dollar AS per ton dari harga semula 520 dollar AS tiap ton. "Penjualan dimulai besok, Minggu, dengan harga lebih rendah dari 600 dollar AS per ton," kata Sun Kunthor.

Pemerintah Kamboja sendiri juga menuding spekulan yang menjadi penyebab naiknya harga beras saat banjir. Sementara itu, data termutakhir menunjukkan banjir melanda Kamboja sejak Agustus. Bencana itu sudah menewaskan 247 orang.
Sebanyak 190.000 hektar sawah yang tengah ditanami padi rusak berat. Ada pula 390.000 hektar sawah yang sampai kini tergenang air bah.
 
Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.