Agen Korut Diadili karena Percobaan Pembunuhan

Kompas.com - 06/10/2011, 16:18 WIB
EditorKistyarini

SEOUL, KOMPAS.com - Seorang agen rahasia Korea Uara diadili dengan dakwaan percobaan pembunuhan terhadap seorang aktivis anti-Pyongyang di Seoul. Menurut jaksa Korsel, Kamis (6/10/2011), senjata yang digunakan adalah jarum dengan ujung berlapis racun.

Agen, hanya disebut bernama An, membawa senjata itu saat ditangkap pada 3 September, ungkap Kantor Kejaksaan Pusat Seoul.

"Dia didakwa dengan pasal pelanggaran undang-undang keamanan nasional setelah mencoba membunuh Park Sang-Hak dengan jarum berujung racun," kata juru bicara kejaksaan.

Park dikenal sebagai tokoh yang sangat kritis terhadap rezim Korut. Park mengatakan, rencana pembunuhan terhadapnya digagalkan oleh Badan Intelijen Nasional Korsel.

An adalah mantan anggota pasukan komando Korut. Lelaki berusia sekitar 40 tahun itu masuk Korsel pada tahun 1990-an dan mengaku sebagai pembelot.

Dia mengatur sebuah pertemuan dengan Park di stasiun kereta api bawah tanah di kawasan selatan Seoul bulan lalu. Namun Park, yang mendapat peringatan dari badan intelijen, tidak muncul dan An kemudian ditangkap.

Aktivitas Park yang menyebar pamflet anti-Pyongyang, membuat marah Korut yang kemudian mengancam akan membuka tembakan di perbatasan.

Korut memiliki sejarah melenyapkan oragn-orang yang kritis terhadap pemerintah yang dipimpin Kim Jong-Il itu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.