Saif Khadafy: Kami Kendalikan Tripoli

Kompas.com - 23/08/2011, 10:05 WIB
EditorEgidius Patnistik

TRIPOLI, KOMPAS.com — Putra kedua Moammar Khadafy, Saif al-Islam, yang ternyata masih bebas, Selasa (23/8/2011) pagi, menegaskan, pasukan Khadafy menguasai Tripoli.

"Tripoli di bawah kendali kami. Semua orang harus yakin. Semua baik-baik saja di Tripoli," kata Saif kepada sekelompok kecil wartawan di luar kompleks ayahnya, Bab al-Aziziya, di Tripoli.

"Anda lihat bagaimana rakyat Libya bangkit untuk memerangi pemberontak yang datang ke Tripoli," kata Saif kepada para wartawan.

Ia melanjutkan, "Barat punya teknologi canggih yang mengganggu sistem telekomunikasi dan mengirim pesan kepada rakyat guna mengumumkan kejatuhan rezim." Ia merujuk pada pesan teks via telepon yang dikirim, Minggu, kepada warga Tripoli. "Ini perang media dan teknologi untuk menciptakan kekacauan dan teror di Libya. Mereka juga menyelundupkan gerombolan perampok melalui laut dan darat." Saif menyebut para pemberontak yang masuk ke Tripoli sebagai gerombolan perampok.

Saif al-Islam, yang bersama sang ayah dicari Mahkamah Kejahatan Internasional (ICC) karena dituduh melakukan kejahatan terhadap kemanusiaan, kemarin, diberitakan telah ditangkap dan ditahan pasukan pemberontak. Jaksa penuntut ICC Luis Moreno-Ocampo, kemarin, mengatakan "Saya telah menerima keterangan rahasia yang menyatakan ia (Saif) telah ditangkap."

Namun, kepada sekelompok wartawan itu, Saif mengatakan, "Saya di sini untuk membantah kebohongan itu."

Menurut Saif, para pemberontak justru menderita banyak korban jiwa pada Senin, saat mereka menyerbu kompleks Khadafy, Bab al-Aziziya.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

    Kisah Tiga Negara Penikmat Reklamasi

    Internasional
    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya

    Internasional
    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Takut Terkena Virus Corona, Seorang Pria Kurung Istrinya di Kamar Mandi

    Internasional
    Korea Utara Umumkan Uji Coba 'Artileri Laras Jauh'

    Korea Utara Umumkan Uji Coba "Artileri Laras Jauh"

    Internasional
    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Erupsi Gunung Merapi Jadi Perhatian Media Internasional

    Internasional
    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Anggotanya Tularkan Virus Corona, Pemimpin Sekte Sesat di Korsel Ini Berlutut Minta Maaf

    Internasional
    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Mahathir Salahkan Anwar Ibrahim atas Krisis Politik Malaysia: Dia Terobsesi Jadi PM

    Internasional
    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Kerusuhan India: Upaya Menentang UU Kewarganegaraan Kontroversial yang Tewaskan 42 Orang

    Internasional
    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    [KABAR DUNIA SEPEKAN] Bayi Cemberut Saat Dilahirkan | Mahathir Kecewa Dikhianati Muhyiddin

    Internasional
    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Perubahan Wajah Afghanistan Selama 18 Tahun Diinvasi AS

    Internasional
    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Momen Manis, Mahathir Mohamad Dapat Pelukan dari Sang Istri

    Internasional
    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Mengeluh soal Kehidupan, Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV

    Internasional
    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Virus Corona: Malaysia Tambah Empat Kasus, Armenia Umumkan Kasus Pertama

    Internasional
    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Muncul Lagi di Hadapan Publik, Paus Fransiskus Mengaku Terserang Demam

    Internasional
    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Virus Corona di Iran Menyebar Cepat, 54 Orang Meninggal

    Internasional
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X