Cari Aman di Turki

Kompas.com - 08/06/2011, 19:45 WIB
|
EditorJosephus Primus

KOMPAS.com — Kekerasan yang makin merebak di Suriah menyebabkan gelombang pengungsi dari negara itu bergerak ke Turki. Menurut warta AP dan AFP pada Rabu (8/6/2011), rakyat Suriah mencari aman semata agar tak menjadi korban bentrokan bersaudara.

Banyak orang mengatakan bahwa ratusan warga Suriah meninggalkan kota Jisr al-Shughour. Mereka mendapat informasi kalau pihak militer diperkirakan akan menyerang kota itu. Sebelumnya, puluhan tentara dilaporkan dibunuh di tempat tersebut. Penduduk yang tersisa di kota tersebut membuat penghambat jalan untuk mencegah pihak keamanan masuk.

Turki mengatakan tidak akan menutup perbatasan bagi orang-orang yang mencari perlindungan. Berbicara pada konferensi pers di Ankara, Perdana Menteri Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Turki mengamati perkembangan keadaan dan meminta Damaskus untuk menahan diri.

Sementara itu, Inggris dan Perancis semakin mendesak Dewan Keamanan PBB untuk melakukan pemungutan suara guna mengutuk penindasan Pemerintah Suriah terkait kerusuhan yang sudah berlangsung berbulan-bulan. Inggris berencana mengajukan rancangan resolusi yang berbeda dengan resolusi untuk Libya. Usulan tersebut tidak akan berupa aksi militer terhadap Damaskus atau pengenaan sanksi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.