Kantor Khadafy Hancur Diserang NATO

Kompas.com - 25/04/2011, 09:46 WIB
EditorEgidius Patnistik

TRIPOLI, KOMPAS.com - Kantor pemimpin Libya, Moammar Khadafy, di kompleks kediamannya yang luas di Tripoli hancur akibat sebuah serangan udara NATO, Senin (25/4/2011) dini hari, kata seorang wartawan AFP. Seorang pejabat Libya yang mengantar para wartawan ke lokasi kejadian mengatakan, 45 orang cedera, 15 di ataranya terluka parah, dalam pemboman tersebut.

Pejabat itu menambahkan, dia tidak tahu apakah ada korban tewas atau tidak di bawah reruntuhan kediaman tersebut. "Itu adalah upaya untuk membunuh Kolonel Khadafy," katanya.

Sebuah ruang pertemuan yang menghadap ke kantor Khadafy rusak parah dalam serangan itu. Pejabat yang mendampingi wartawan itu mengatakan, Khadafy menggunakan bangunan yang hancur itu untuk pertemuan dengan menterinya dan pertemuan lain.

Petugas pemadam masih berusaha untuk memadamkan kobaran api di satu bagian bangunan yang ambruk itu, ketika wartawan diajak meninjau lokasi tersebut, beberapa jam setelah tiga ledakan keras mengguncang bagian tengah Tripoli.

Wartawan AFP melaporkan,  pemboman-pemboman itu, yang terkuat yang menghantam  kota itu sejauh ini, mengguncang hotel para koresponden asing  yang terletak tidak jauh dari pusat kota. Pemboman terjadi pada pukul 12.10 malam waktu setempat (atau Senin, pukul 05.10 WIB) di beberapa bagian Tripoli, yang memang telah menjadi target serbuan NATO sejak Jumat lalu.  Setelah pemboman tersebut, tiga stasiun televisi Libya sempat tak mengudara.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X