165 Pesawat China Jemput Warga di Libya

Kompas.com - 27/02/2011, 03:04 WIB
Editoryuli

BEIJING, KOMPAS.com - Pemerintah Republik Rakyat China mempercepat pengungsian warganya dari Libya dengan 15 pesawat per hari untuk dua pekan ke depan.

Badan Penerbangan Sipil China (CAAC) mengadakan pertemuan darurat di Beijing, Sabtu (26/2/2011) dan memutuskan, pesawat tambahan dikirim setiap hari mulai 28 Februari hingga 10 Maret menuju sejumlah negara tetangga di sekitar Libya bagi pengungsian massal.

Dengan demikian, total jenderal China akan menerbangkan 165 pesawat ke Libya. Itu belum termasuk pesawat dari maskapai yang sudah menyatakan kesanggupannya mengirim pesawat ke Libya.

Sejalan dengan jadwal CAAC, sejumlah maskapai besar asal China akan melakukan misi pengungsian melalui jalur udara dan memulangkan warga negara China yang tertahan secepat mungkin.

Dalam upaya tersebut, Air China akan mengirimkan lima pesawat penumpang setiap hari menuju Pulau Kreta di Yunani. Selain itu, maskapai China Eastern akan menerbangkan empat pesawat setiap hari ke Malta.

Sedangkan maskapai China Southern akan mengirimkan empat pesawat ke pulau Djerba di Tunisia serta maskapai Hainan juga akan menerbangkan dua pesawat setiap hari menuju Pulau Kreta, Yunani.

Menurut Kementerian Luar Negeri China pada Sabtu siang, hampir 16.000 warga negara China telah diungsikan dari Libya.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X