Massa Kristen Bentrok Lawan Polisi Mesir

Kompas.com - 02/01/2011, 04:13 WIB
Editoryuli

KOMPAS.com — Umat Kristiani bentrok dengan aparat kepolisian di sebelah utara Kota Alexandria, Mesir, Sabtu (1/1/2011), setelah sebuah bom bunuh diri mengguncang misa malam Tahun Baru di gereja dan menewaskan sedikitnya 21 orang.

Seperti dilansir AP, Minggu (2/1/2011), peristiwa ini merupakan kekerasan terparah yang menimpa kelompok minoritas umat Kristen di negara itu.

Kementerian Dalam Negeri Mesir menyatakan, elemen luar yang bertanggung jawab atas kejadian itu, sementara Gubernur Alexandria menuduh Al Qaeda yang jaringannya berada di Irak dan sering melakukan serangkaian serangan teror kepada umat Kristen serta mengancam komunitas Kristen Ortodoks Koptik.

Selama ini Mesir selalu menyatakan bahwa jaringan kelompok teroris tidak pernah ada secara signifikan di negara itu dan tidak pernah dikaitkan dengan serangkaian serangan di negara tersebut. Namun, jika Al Qaeda terlibat, ini akan melahirkan sejumlah prospek akan adanya ancaman keamanan serius di negara itu.

Ledakan bom tersebut terjadi setengah jam setelah pergantian Tahun Baru dan melahirkan ketegangan baru yang sudah lama terjadi antara Kristen dan Muslim di negara itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X